Berita Tuban

Berkah Bulan Kemerdekaan, Omzet Penjual Bendera Musiman di Tuban Capai Jutaan Rupiah

Selain warga, pesanan dari dinas-dinas di Pemkab Tuban juga banyak yang memesan bendera ke Pipit.

Berkah Bulan Kemerdekaan, Omzet Penjual Bendera Musiman di Tuban Capai Jutaan Rupiah
surya/m sudarsono
Penjual Bendera musiman meraup omset jutaan rupiah di bulan kemerdekaan 

SURYA.co.id | TUBAN - Agustus merupakan bulan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Pada bulan kedelapan ini, kerap dimanfaatkan warga untuk menjual bendera Merah-Putih, maupun pernak-pernik lainnya.

Alhasil, jualan musiman itu mendapat respon positif dari masyarakat yang membeli bendera untuk menghormati proklamasi kemerdekaan. Salah satu penjual yang mendapat berkah bukan kemerdekaan adalah Pipit (30), warga Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Tuban.

Perempuan yang menjual bendera sudah empat tahun silam itu mengaku mendapat berkah rezeki di bulan ini. Jualannya bendera merah putih laris manis, hingga omset yang diperoleh juga sangat disyukuri.

"Alhamdulillah omzet bisa sampai 3-4 juta per hari," kata Pipit ditemui di lapaknya, di depan kantor kelurahan Gedongombo, Semanding, Sabtu (4/8/2018).

Dia menceritakan, lapak musimannya buka mulai sejak 25 Juli kemarin dan akan berakhir 16 Agustus mendatang. Barang yang dijualnya pun beragam, ada bendera, umbul-umbul, serta aksesori lainnya.

Harganya beragam, mulai dari 5 ribu hingga 110 ribu. Menyesuaikan dengan ukuran dan motif barang.

Untuk bendera kecil ada harga Rp 5 ribu, biasanya untuk spion sepeda motor. Kemudian yang sedang Rp 20 ribu, dan yang besar Rp 30 ribu. Sedangkan untuk umbul-umbul 110 ribu.

"Harganya bermacam-macam, menyesuaikan ukuran dan motif barang," ujarnya.

Dia menambahkan, selain warga yang membeli, pesanan dari Dinas juga tidak sedikit. Hal itu diakuinya sudah berjalan beberapa tahun silam.

Untuk barang sendiri, kebanyakan diperoleh dari Surabaya. Dia hanya menjual dengan harga yang sudah ditaksir sesuai pasar.

"Barang saya peroleh dari Surabaya, Alhamdulillah lancar untuk jualan benderanya," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved