Berita Jombang

Usai Pijat 'Senjata' Pak Guru, Pria Jombang Ini Embat Smartphone

Saat korban berendam usai dipijat itulah, Mukhlis mencuri ponsel dan uang korban.

Usai Pijat 'Senjata' Pak Guru, Pria Jombang Ini Embat Smartphone
surya/sutono
Mukhlis Haryanto (pakai masker) saat di Polsek Jombang Kota, usai ditangkap karena mencuri. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Petugas Polsek Jombang Kota meringkus Mukhlis Hariyanto (44), warga Dusun Kedungdowo, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Jombang. Mukhlis ditangkap karena diduga mencuri uang dan smartphone milik EAS (33), seorang guru, warga Kecamatan Peterongan, Jombang.

Kapolsek Jombang, AKP Suparno, kepada Surya, Jumat (3/8/2018), mengatakan kasus pencurian itu terjadi saat keduanya bertemu di hotel Jombang. Dalam pertemuan tersebut Muhkhlis memberikan terapi untuk korban. Terapi itu berupa memijat 'senjata' alias alat kelamin korban.

Setelah terapi itu dilakukan, Mukhlis meminta EAS berendam di kamar mandi selama beberapa saat. Saat korban berendam di kamar mandi, Mukhlis mencuri ponsel korban dan uang Rp 100.000 yang di dompet.

"Korban melapor ke polisi, dan pelaku kami tangkap Kamis malam," kata Suparno.

Suparno mengungkapkan perkenalan antara EAS dengan Mukhlis terjadi pada Juli lalu. Keduanya sempat bertukar nomor ponsel.

Selanjutnya, kedua orang ini melakukan komunikasi secara intens. Puncaknya, mereka janjian bertemu di Hotel Sweet (Eks Melati) Jalan PB Sudirman Jombang, Selasa pagi (1/8/2018). Mereka kemudian berada dalam satu kamar.

Mukhlis menawari untuk memijat bagian alat kelamin korban. Setelah korban selesai diterapi, korban diminta tersangka untuk berendam dalam bak kamar mandi selama sekitar 30 menit.

Pada saat korban berendam itulah, Mukhlis mengambil sebuah ponsel yang disimpan di saku celana dan uang Rp 100.000 yang di simpan di dompet.

Pelaku kemudian berpamitan kepada korban, menggunakan sepeda motor Honda Supra X warna hitam biru Nopol S 6053 TB, miliknya, untuk beli obat.

Tapi setelah korban selesai dan keluar dari kamar mandi serta menunggu lama, pelaku tak kunjung kembali.

Saat itu Eko berniat menghubungi lewat ponsel, namun ponsel ternyata sudah hilang. Pun demikian uang Rp 100.000 di dompetnya.

Merasa dirinya kena tipu dan barangnya dicuri, korban melaporkan kejadian tersebut di Polsek Jombang.

"Setelah melakukan penyelidikan, pelaku kami tangkap di rumahnya. Selain itu kita juga menyita sebuah ponsel merk Oppo warna gold serta motor pelaku, Supra X nopol S 6053 TB. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian," pungkas Suparno.

Penulis: Sutono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help