Berita Tuban

Di Tuban Truk Kelebihan Muatan 100 Persen Ditilang Rp 500 Ribu, berikut Penjelasannya

Pemberlakuan sistem Over dimensi dan over load (Odol) resmi ditetapkan mulai per 1 Agustus kemarin.

Di Tuban Truk Kelebihan Muatan 100 Persen Ditilang Rp 500 Ribu, berikut Penjelasannya
SURYAOnline/sudarsono
Pemberlakuan sistem Odol di jembatan timbang yang berada di Widang Tuban. 

SURYA.co.id | TUBAN - Pemberlakuan sistem Over dimensi dan over load (Odol) resmi ditetapkan mulai per 1 Agustus kemarin.

Dengan diresmikannya aturan tersebut, maka truk bermuatan yang melebihi kapasitas 100 persen maka akan ditilang.

Namun berapakah biaya tilang yang harus dibayar?

Koordinator satuan pelayanan (Korsarpel) Unit pelayanan penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB) Widang Tuban, Mulyadi (52) mengatakan, biaya tilang yang dikenakan bagi pelanggar yaitu Rp 500 ribu.

Sistemnya bisa dibayar melalui transfer ke rekening atau membayar langsung di Bank BRI. Namun, saat sidang putusan belum tentu dendanya senilai Rp 500 ribu.

"Bayar tilang awal di Bank Rp 500 ribu, tapi jika biaya tilang hanya Rp 200 ribu atau kurang dari tilang awal, maka akan dikembalikan," ujar Mulyadi ditemui di kantornya, Jumat (3/8/2018).

Pria yang mengaku sebagai Korsarpel sudah tiga tahun itu menyatakan, apabila denda tilang dalam putusan tidak sampai Rp 500 ribu, maka sisanya tentu akan dikembalikan oleh pihak bank melalui rekening.

Hal itu ditegaskan dia akan berlaku otomatis, karena menggunakan sistem E-Tilang.

"E-Tilang ini denda awal melalui bank, namun jika saat sidang putusan uang masih sisa maka akan dikembalikan secara otomatis," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help