Lapor Cak

Kebiasaan Melawan Arus Dipelihara, Jalan Ngaglik Surabaya Jadi Macet Parah

Kebiasaan pengendara motor yang melaju melawan arus menyebabkan Jl Ngaglik, Surabaya, macet parah, khususnya di jam pulang kerja.

Kebiasaan Melawan Arus Dipelihara, Jalan Ngaglik Surabaya Jadi Macet Parah
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Situasi di Jl Ngaglik, Surabaya, Kamis (2/8/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suara klakson dan bel kendaraan bersautan di sepanjang Jl Ngaglik Surabaya, Kamis (2/8/2018) sore. Puluhan kendaraan saling serobot dan akhirnya terjebak macet. Seakan arus lalu lintas terkunci karena banyaknya motor yang melawan arus di Jalan tersebut.

Kendaraan-kendaraan itu berderet memanjang di sepanjang jalan raya tersebut. Mereka terjebak macet karena laju kendaraan seperti terhenti di jalan raya menuju Viaduk Ngaglik. Jalan yang sebenarnya lebar menjadi menyempit.

Sebenarnya jalan raya itu bisa untuk tiga lajur mobil. Sisi kiri jalan biasanya dipenuhi pengguna motor. Namun sore itu, situasinya semrawut karena sisi kiri jalan melintas banyak motor yang antre melawan arus.

Nyaris antarmotor bersinggungan karena dari arah berlawanan banyak motor nekat menerobos melawan arus. Banyak pula yang ngedumel karena kenekatan pengguna jalan dari arah berlawanan itu.

"Iki yoopo Rek. Nglawan arus Ngene (ini bagaimana rek? kok melawan arus begini?)," teriak pengguna jalan yang menyesalkan kondisi arus jalan.

Baca: Penebang Pohon di Mojokerto Tiba-tiba Pingsan Saat di Ketinggian 15 Meter

Ada sejumlah pengguna jalan dari arah barat atau dari arah Kalianyar atau Kusuma Bangsa yang tidak memberi jalan kepada para pengendara yang melawan arus. Karena tak mau mengalah, adu klakson pun terjadi. 

Menurut pengakuan pengguna jalan yang biasa melintas di Ngaglik, situasi banyaknya pengguna jalan melawan arus itu sudah berlangsung lama. "Tiap hari begitu. Pengendara motor Melawan arus di sini selalu terjadi setiap hari," kata Iwan, penjual barang bekas.

Situasi makin semrawut karena di ujung Jl Ngaglik sisi barat bertebaran PKL jongkok. Mereka menggelar dagangan mereka persis di tepi jalan. Ada pula penjual nasi berdagang di tepi jalan. Motor pun banyak diparkir di tepi jalan tersebut.

Bukan tidak ada petugas Satpol PP di Jl Ngaglik tersebut. Mereka berjaga di tepi jalan di areal yang biasa untuk jualan pedagang pasar jongkok. Pantauan surya di lokasi sore tadi, petugas Satpol siaga di lokasi itu.

Meski ada petugas Satpol, namun ada beberapa pedagang yang nekat berjualan. Kondisi ini makin menambah arus lalu lintas makin semrawut. Pengguna motor yang melawan arus biasanya tehenti saat pengguna jalan di jalur arus yang benar tidak memberi jalan.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help