Berita Tulungagung

Empat Bulan Buron, Pemalsu BPKB di Tulungagung Diringkus Saat Antar Sang Pacar Nyalon

Sudah 4 bulan terakhir tersangka pemalsuan BPKB ini buron. Dia akhirnya ditangkap setelah megnenatar pacarnya ke salon.

Empat Bulan Buron, Pemalsu BPKB di Tulungagung Diringkus Saat Antar Sang Pacar Nyalon
ist
Hengki Irawan (38) alias Paijo, tersangka pemalsu BPKB. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Anggota Satreskrim Polres Tulungagung menangkap Hengki Irawan (38) alias Paijo, warga Desa/Kecamatan Munjunga, Kabupaten Trenggalek, Minggu (29/7/2018) sore. Paijo adalah buronan polisi yang dicari selama empat bulan terakhir.

Paijo menjadi bagian sebuah komplotan yang memalsukan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Komplotan ini beroperasi di wilayah Tulungagung dan Trenggalek.

Sebelumnya Paijo membuat BPKB palsu, yang digunakan seorang pelaku penipuan beraksi.

“Sebelumnya sudah ada kasus penipuan dengan BPKP palsu. Pelaku ditangkap dan mengaku memesan BPKB dari Paijo,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Semaji, Kamis (2/8).

Baca: Penebang Pohon di Mojokerto Tiba-tiba Pingsan Saat di Ketinggian 15 Meter

Lanjut Sumaji, pada 6 Maret silam Obaja Pratama (26) asal Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari Kabupaten menggadaikan BPKB truk, di sebuah koperasi di Kelurahan Jepun Tulungagung.

Pihak koperasi sepakat mencairkan dana Rp 70 juta. Sebelum pencairan pihak koperasi ingin mengecek fisik truk.

Sebelum Obaja datang, pihak koperasi curiga dengan BPKB yang dijaminkan.

Sebab yang tanda tangan di BPKB itu adalah Kapolres Trenggalek, namun stempel yang digunakan adalah Polda Bali.

“Pihak koperasi menghubungi polisi untuk memeriksa keaslian BPKB. Setelah diteliti, dipastikan BPKB itu palsu,” ungkap Sumaji.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help