Berita Mojokerto

Diduga Masih Banyak Ular Piton Liar di Kawasan Gua Unengan Mojokerto

Diduga masih ada sekitar lima ekor ular Piton di kawasan habitatnya gua Unengan dan di sekitar sungai irigasi desa

Diduga Masih Banyak Ular Piton Liar di Kawasan Gua Unengan Mojokerto
surya/mohammad romadoni
Ular piton yang ditangkap warga Dusun Unegan, Desa Sekargadung, Kacamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Mayoritas masyarakat menyakini masih banyak ular Piton liar bersarang di kawasan gua Unengan, Desa Sekargadung Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Suwarto (50) warga setempat yang merupakan pawang ular mengatakan area gua Unengan dan kawasan hutan perkebunan merupakan habitat ular Piton jenis Sanca Kembang atau Phyton Reticulatus (tidak dilindungi).

Dia bahkan meyakini masih ada sekitar lima ekor ular Piton yang berkeliaran di kampungnya.

"Diduga masih ada sekitar lima ekor ular Piton di kawasan habitatnya gua Unengan dan di sekitar sungai irigasi desa," ujarnya, Kamis (2/8/2018).

Baca: Lihat Aksi Warga Mojokerto Ini saat Suapi Ular Piton dengan Daging Ayam Pakai Tangan Kosong

Suwarto paham betul lokasi habitat ular Piton yang berada di sebelah selatan kampung Unengan.

Pasalnya, keberadaan ular Piton ini memang sudah ada sejak lama di kawasan Unengan.

"Biasanya ular Piton ini keluar mencari mangsa di sekitar perkebunan dan area sungai irigasi kemudian kembali ke dalam hutan," ungkapnya.

Menurut dia, cukup sering melihat penampakan ular bahkan panjangnya lebih dari lima meter.

Ular Piton tersebut sebelumnya jarang muncul hingga di dekat rumah warga setempat.

"Kami terpaksa menangkap ular Piton karena berada di dekat kawasan pemukiman bahkan hingga memangsa hewan ternak milik warga yang telah meresahkan masyarakat," ungkapnya.

Masih kata Suwarto, ia tidak menangkap ular tersebut lantaran tidak menganggu hingga sampai berada di kawasan permukiman warga.

Namun keberadaan ular Piton ini telah dianggap sebagai ancaman yang membahayakan anak-anak lantaran berkeliaran di dekat permukiman warga.

"Kalau tidak berada di kawasan permukiman dan memangsa hewan ternak warga ya dibiarkan saja," katanya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved