Berita Madiun

Warga Kecewa Proyek Drainase Bikin Rumah Rusak, Dinas PUPR Kota Madiun Malah Salahkan Warga

warga mengaku kecewa sebab akibat penggalian itu, tembok pagar rumahnya jebol.

Warga Kecewa Proyek Drainase Bikin Rumah Rusak, Dinas PUPR Kota Madiun Malah Salahkan Warga
surya/rahadian bagus
Warga Perumahan Bumi Mas 2 Kota Madiun menunjukan pagar tembok rumah yang rusak akibat terkena dampak penggalian saluran air. 

SURYA.co.id | MADIUN - Pembangunan saluran air atau drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Madiun, dikeluhkan warga Perumahan Bumi Mas 2 Kota Madiun. Warga mengeluh lantaran pagar rumah mereka ikut rusak terkena dampak pada saat dilakukan penggalian saluran.

Racmawati (43) misalnya, warga Perumahan Bumi Mas 2 ini mengaku kecewa dengan proyek pekerjan penggalian saluran air di depan rumahnya. Sebab, akibat penggalian itu, tembok pagar rumahnya jebol.

Dia mengaku hanya bisa pasrah sebab tidak tahu harus meminta ganti rugi ke siapa atau ke mana. "Ya kalau bisa diganti, tapi ke siapa,"kata ibu dua anak ini saat ditemui di lokasi, Rabu (1/7/2018).

Tidak hanya tembok pagar yang rusak, dia juga mengkhawatirkan pembuangan air dari rumahnya yang kini tertutup beton drainase yang baru dipasang.

Sebab, sebelum dilakukan pembangunan drainase yang baru, saluran pembuangan air dari rumahnya, langsung dibuang ke selokan.

Ia mengatakan, saat ini air buangan dari rumahnya tidak dapat mengalir ke drainase yang baru. "Kalau begini, air dari buangan rumah saya nggak bisa ngalir karena tertutup beton ini,"keluhnya.

Senada juga dikatakan tetangganya, Budi Supriyono (47). Budi menceritakan, akibat pembangunan drainase tersebut, pagar rumahnya dilepas. Begitu juga dengan kanopi di depan rumahnya.

Ia sangat menyayangkan pihak kelurahan dan Dinas PUPR Kota Madiun yang tidak melakukan sosialisasi sebelumnya.

Sehingga warga tidak mengetahui perihal pertanggungjawaban akibat kerusakan yang diderita warga.

"Pernah dilakukan rapat sekali dengan pihak kelurahan. Katanya akan ada rapat lagi setelahnya dengan Dinas PUPR. Tapi hingga saat ini tidak ada kelanjutannya, tiba-tiba kami langsung mendapat surat edaran tentang pemberitahuan pembongkaran pagar, dari CV Mandiri Sejahtera," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help