Berita Surabaya

Mengandung UVB, Terkena Sinar Matahari Pada Jam-Jam Berikut Ini Bisa Berpotensi Kanker Kulit

sinar matahari bisa memicu kanker kulit. Karena di jam-jam tertentu sinar matahari mengandung sinar UVB.

Mengandung UVB, Terkena Sinar Matahari Pada Jam-Jam Berikut Ini Bisa Berpotensi Kanker Kulit
surya/pipit maulidiya
dr Rima saat menjelaskan kanker kulit di acara workshop oleh Adi Husada Cancer Center. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suhu panas dan terik matahari ternyata bisa jadi pemicu kanker kulit. Ahli kulit Rumah Sakit Adi Husada (RSAH) Undaan Wetan, dr Marina Rimadhani SpKK, menjelaskan kanker kulit adalah kelainan sel kulit yang disebabkan mutasi sel, sehingga membuat perubahan struktur kulit.

"Kanker kulit umumnya terjadi pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi pada bagian kulit yang tidak terkena sinar matahari secara langsung," jelasnya, saat memberika workshop di Adi Husada Cancer Center (AHCC), Rabu (1/8/2018).

Pada kanker kulit, jenis sel yang diserang dibagi menjadi tiga jenis. Pertama, Carsinoma Sel Basal (Basal Cell Carcinoma). Ini jenis kanker kulit yang terjadi pada bagian bawah epidermis. Termasuk jenis yang paling umum terjadi pada manusia.

Kedua, kanker Carsinoma Sel Skuamosa (Squamous Cell Carcinoma). Kanker kulit jenis ini terjadi pada bagian atas epidermis. Juga cukup umum terjadi namun frekuensinya tidak sebanyak kanker sel basal.

Terakhir, Melanoma. Ini adalah jenis kanker kulit yang terjadi pada bagian melanosit atau sel-sel penghasil pigmen kulit.

Jenis ini, merupakan kanker kulit yang jarang terjadi, namun paling berbahaya. Melanoma memiliki tingkat kesembuhan paling sedikit.

Terlebih, bila pasien datang kepada dokter daat kondisinya sudah menyebar.

"Umumnya menyerang usia 40 tahunan ke atas," tambah Rima.

Rima menegaskan sinar matahari bisa memicu kanker kulit. Karena di jam-jam tertentu matahari mengandung sinar UVB.

"Matahari paling jahat ada di jam 10.00 WIB sampai 16.00 WIB, ini yang kita sebut UVB. Sebagian besar pasien terkena kanker adalah mereka yang aktivitasnya sering dilakukan di luar," tegas perempuan asal Jakarta ini.

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help