Persebaya Surabaya

Ini Penyebab Kekalahan Persebaya Surabaya di Kandang Perseru Serui

Pada lawatan terakhir saat melawan Perseru Serui, Bajul Ijo harus menelan kekalahan 1-3 di Stadion Marora Serui.

Ini Penyebab Kekalahan Persebaya Surabaya di Kandang Perseru Serui
surya/istimewa
Persebaya Vs Perseru Serui di Stadion Marora Serui, Selasa (31/7/2018) sore. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan beruntun sebanyak tiga kali.

Pada lawatan terakhir saat melawan Perseru Serui, Bajul Ijo harus menelan kekalahan 1-3 di Stadion Marora Serui.

Kekalahan ini terjadi bukan karena Persebaya bermain jelek di pekan ke-18, namun karena terjadi gol pertama Serui yang dicetak dari tendangan penalti Santos Filho menit 47.

Gol ini menyebabkan pemain Persebaya hilang fokus dan akhirnya kembali terbobol sebanyak dua gol menit 57 dan 93.

"Babak pertama kami main bagus dan menguasai lapangan. Tapi babak kedua kami langsung kena penalti, dari situ mulai lebih susah, tapi kami terus berusaha, lalu kami mencoba mengejar namun tidak bisa," kata pelatih Persebaya Alfredo Vera Pelatih, Rabu (1/8/2018).

Hal senada juga disampaikan Misbakus Solikin.

Gelandang Persebaya ini juga membenarkan, lantaran gol penalti yang didapat Serui, konsentrasi pemain menurun.

"Babak pertama kami kompak dan main bagus. Tapi benar kata coach, babak kedua kita langsung dikasih penalti dan itu yang membuat konsentrasi kami menurun, ya begitulah. Kita sudah bekerja keras," ujar Misbakus Solikin.

Sementara itu, terkait keputusan penalti yang diberikan wasit untuk Serui, Alfredo mengaku tak dapat menganggap itu layak atau tidak, sebab dirinya tak melihat jelas.

"Tidak tahu itu layak penalti atau tidak karena posisi saya tidak bisa lihat. Tapi saya tanya pemain bola tidak kena tangan, ya mungkin seperti dikatakan Misbakus, tim sedikit hilang fokus. Sebenarnya kami punya peluang untuk cetak gol dan mau menyamakan skor, tapi tidak bisa gol," jelas Alfredo.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved