Berita Mojokerto

Cara Masyarakat Desa Adat Sendi Mojokerto Minta Pengakuan, serahkan Dua Peti Pusaka kepada Pemkab

Mereka menggelar doa bersama di depan kantor DPRD sembari membawa 'Gawan' berupa tumpeng sekedar oleh-oleh untuk para penggede.

Cara Masyarakat Desa Adat Sendi Mojokerto Minta Pengakuan, serahkan Dua Peti Pusaka kepada Pemkab
surya/mohammad romadoni
Sucipto Kades Desa adat Sendi menyerahkan dua peti berisi dokumen tentang peradaban masyarakat desa adat Sendi kepada perwakilan Pemkab Mojokerto dan DPRD Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Anggota dewan DPRD Kabupaten Mojokerto akhirnya menerima perwakilan warga Desa adat Sendi dalam dialog audiensi menyampaikan aspirasi mereka tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.

Setelah melakukan aksi damai di depan Pendopo Pemkab masyarakat Desa adat Sendi diperbolehkan masuk di halaman depan kantor DPRD Kabupaten Mojokerto, Rabu (1/8/2018).

Mereka menggelar doa bersama di depan kantor DPRD sembari membawa 'Gawan' berupa tumpeng sekedar oleh-oleh untuk para penggede di Pemkab maupun di DPRD Kabupaten Mojokerto.

Uniknya, mereka juga membawa sejumlah peti pusaka untuk diberikan kepada wakil rakyat.

Peti pusaka tersebut berupa pusaka karakter masyarakat Sendi yang sangat berharga, berisikan dokumen penting mulai dari cerita, hak asal-usul, catatan kelembagaan, norma, silsilah adat, kearifan dan pengetahuan kolektif tentang bagaimana hidup beradab dan berbudaya.

Peti kedua berisi pengetahuan dan jejak asal-usul sekaligus laporan perkembangan masyarakat adat Sendi selama enam bulan hingga 1 tahun terakhir.

Peti ketiga, ada dokumen tentang contoh-contoh produk pengetahuan dan produk kebijakan yakni mengakui dan melindungi masyarakat hukum adat di seluruh Indonesia.

Terakhir, peti keempat berisi usulan (draft) terkait naskah akademik dan Raperda terkait pengakuan dan perlindungan Masyarakat Hukum Adat Sendi.

Empat peti ini digabungkan menjadi dua peti untuk diserahkan masing-masing kepada Pemkab Mojokerto dan DPRD Kabupaten Mojokerto.

Sucipto, Pejabat Sementara Kepala Desa adat Sendi sesuai SK Bupati pada Desember 2017 ini menjelaskan menyerahkan dua peti berisikan dokumen surat permohonan dan sejumlah berkas yang mengidentifikasi terkait keberadaan masyarakat adat Sendi.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved