Berita Gresik

3,1 Ton Benih Sayuran Selundupan Dimusnahkan Karena Mengandung Bakteri

Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memusnahkan berton-ton benih sayuran yang tidak dilengkapi dokumen dan mengandung bakteri

3,1 Ton Benih Sayuran Selundupan Dimusnahkan Karena Mengandung Bakteri
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
BBKP Surabaya membakar komoditas Pertanian yang terinfeksi bakteri Gol A1 dan tanpa dokumen karantina, Rabu (1/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memusnahkan berton-ton benih tanaman sayur yang tidak disertai dokumen karantina

Selain tak memiliki dokumen karantina, komoditas tersebut juga terinfeksi bakteri golongan A1. 

Pemusnahan tersebut dilakukan di  PT Excellent Kencana, Jl Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Komoditas yang dimusnahkan terdiri dari 3,1 ton benih sawi, kubis, dan pokcoy, serta 800 kilogram benih sawi dari Jepang. 

Barang-barang itu diselundupkan melalui beberapa bandara dan pelabuhan, seperti Bandara Juanda Surabaya, Bandara Abdul Rahman Saleh Malang, Pelabuhan Penyeberangan Ketapang Banyuwangi dan Kantor Pos Jember.

"Pemusnahan komoditas pertanian yang terinfeksi Bakteri A1 (Pseudomonas Viridiflava) dan tanpa ada dokumen yang tidak bisa dihilangkan. Sangat berbahaya sehingga harus dimusnakan di area lokasi PT. Excellent Kencana dengan cara dibakar dan ditimbun," kata Kepala BBKP Surabaya, M. Musyaffak Fauzi, Rabu (1/8/2018).

Musyaffak mengatakan, benih tumbuhan tersebut termasuk organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang mempunyai resiko tinggi terutama virus dan bakterinya.

"Walupun jumlahnya sedikit, tapi mempunyai potensi menjadi sumber penyakit dan dapat menyebarkan bakteri ke area pertanahan yang luas sehingga akan sulit dikendalikan," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved