Berita Tulungagung

Soal Dugaan Pungli SMPN 2 Tulungagung, Polisi Belum Tindaklanjuti Putusan Pengadilan karena . . .

Perkara dugaan keterlibatan kepala sekolah SMPN 2 Tulungagung dalam pungutan liar (pungli) PPDB 2017 kini mandek.

Soal Dugaan Pungli SMPN 2 Tulungagung, Polisi Belum Tindaklanjuti Putusan Pengadilan karena .  . .
surya/david yohanes
Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar dalam sebuah kegiatan. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Perkara dugaan keterlibatan kepala sekolah SMPN 2 Tulungagung dalam pungutan liar (pungli) PPDB 2017 kini mandek.

Belum ada perkembangan yang disampaikan Polres Tulungagung, selaku pihak yang menangani perkara.

Sebelumnya Kapolres AKBP Tofik Sukendar berjanji memanggil penyidik dan melakukan gelar perkara.

Namun, gelar perkara belum bisa dilakukan, karena Kasat Reskrim ada kepentingan keluarga.

“Saya belum bisa memanggil Kasat Reskrim, karena ada keluarganya yang sakit,” terang Kapolres.

Tofik kembali menegaskan, nantinya penyidik yang akan dipanggil untuk melakukan gelar perkara.

Pihaknya memastikan jika akan memproses perkara ini, jika memenuhi unsur tindak pidana.

“Kalau memang memenuhi unsur, kenapa harus ditahan-tahan,” tegas Tofik.

Sementara Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung, Doddy Witjaksono mengatakan, kejaksaan tidak ada kaitannya dengan perkara ini.

Sebab tugas kejaksaan hanya melakukan penuntutan. Pihaknya juga tidak berhak memberikan salinan putusan pengadilan ke pihak lain.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help