Berita Tulungagung

Fenomena Guru PNS Melimpahkan Tugas ke Guru Sukwan, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan Tulungagung mengomentari fenomena guru PNS melimpahkan tugas pribadi ke guru sukwan. Begini katanya...

Fenomena Guru PNS Melimpahkan Tugas ke Guru Sukwan, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sejumlah guru sukarelawan (sukwan) mengungkapkan kebiasaan buruk guru PNS yang kerap melimpahkan tugas.

Bahkan untuk urusan pribadi, seperti berkas untuk keperluan sertifikasi dan kenaikan tingkat.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora), Haryo Dewanto mengatakan, pihaknya sering melakukan pengecekan ke sekolah.

Pengecekan dilakukan secara acak agar tidak bisa ditebak para guru.

Sejauh ini belum ditemukan guru PNS yang melimpahkan tugas ke sukwan.

Selain itu Disdikpora mempunyai banyak pengawas.

Pengawas ini yang menilai kinerja setiap guru.

Sejauh ini pengawas tidak pernah melaporkan adanya pelanggaran.

“Tugas mengajar itu tidak boleh dilimpahkan ke sukwan. Kecuali sekedar bantu-bantu sebatas kewajaran masih boleh,” terang Yoyok, panggilan akrab Haryo Dewanto.

Namun diakui, perilaku guru PNS nakal itu memang ada namun tidak banyak.

Terutama guru di tingkat SMP, bukan di tingkat SD.

Sebab jumlah guru SD sudah sangat kurang, tidak mungkin tugas guru dibebankan semua ke guru sukwan.

“Kalau ada jam-jam lebih, itu bisa diserahkan ke sukwan. Tapi tugas pokok mengajar tetap harus guru PNS,” tandas Yoyok. 

Baca: Banyak Guru PNS di Tulungagung Melimpahkan Tugas ke Guru Sukwan. Termasuk Tugas Pribadi

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help