Liputan Khusus

Perajin Sepatu di Wedoro Sidoarjo Ramai-ramai Beralih Produksi Sandal

Persaingan yang ketat membuat para perajin di Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo meninggalkan aktivitas pembuatan sepatu.

Perajin Sepatu di Wedoro Sidoarjo Ramai-ramai Beralih Produksi Sandal
surya/aflahul abidin
Para perajin di Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo kini hanya memproduksi sandal spons untuk bertahan hidup. 

Sebelum ia memutuskan menutup usaha itu, jumlah perajin hanya tinggal dua orang.
Produksinya pun berkurang drastis.

Ia pun kini sedang menata lagi bisnis kerajinan dengan cara membuat sandal, seperti tetangga lainnya.

Ubed yang juga Ketua Asosiasi Pengrajin Sepatu Sandal Wedoro (APSSW), menduga ada dua hal utama yang membuat industri sepatu Wedoro macet.

Pertama, perajin yang punya skill bikin sepatu kian langka.

“Alasan kedua, pasar juga sudah tidak menjanjikan. Pasarnya berubah turun 180 derajat,” terangnya.

Industri sepatu di Wedoro mencapai puncaknya antara 2000 hingga 2004.

Pada saat itu, banyak perajin yang memilih tak memproduksi sandal karena fokus pada sepatu.

Selepas waktu lima tahun itu, satu per satu balik profesi.

Dari 10 industri besar pembuat sepatu, Ubed menjadi orang terakhir.

“Prospeknya dulu bagus. Harga bagus, kompetitor pun sedikit,” tutur Ubed.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help