Berita Surabaya

Masih Muda, Namun Jejak Kriminal Penjambret Mahasiswi PENS dan Unitomo Ini Sangat Mencengangkan

Sasaran korbannya tidak pandang bulu. Tidak hanya perempuan, tapi tidak sedikit korban pria yang disikat.

Masih Muda, Namun Jejak Kriminal Penjambret Mahasiswi PENS dan Unitomo Ini Sangat Mencengangkan
surya/fatkhul alami
Dua pelaku spesialis kejahatanan jalanan, Putra Setiawan dan BW ketika diamankan di Mapolsek Bubutan Surabaya. Mereka merupakan komlotan bandit Jl Arjuna dan sudah puluhan kali menjambret di Kota Pahlawan, di antaranya menjambret mahasiswi PENS dan Unitomo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya mengungkap pelaku penjambretan terhadap Lanisya Febriyani (19), mahasiswi Politeknik Negeri Surabaya (PENS) hingga koma, mulai terkuak. Dua bandit jalanan komplotan Jalan Arjuna Surabaya digulung dan dijebloskan sel tahanan Polsek Bubutan.

Komplotan bandit jalanan yang menyerah, yakni Putra Setiawan (24), warga Kupang Gunung dan BW (17), asal Putat Jaya Surabaya. Keduanya diringkus, setelah beraksi merampas tas milik Pingky Vitamur (21), seorang mahasiswi Unitomo Surabaya, Minggu (29/7/2018).

Putra ini merupakan aktor utama dan merupakan salah satu komplotan bandit jalanan yang menyikat korban Lanisya di Jalan Arjuna. Hanya saja, saat beraksi di Jl Arjuna, Putra tidak ikut beraksi. Aksi di Jl Arjuna dilakukan temannya yang masih satu komplotan.

Pelaku Putra ini sedikitnya beraksi di 20 lokasi di berbagai tempat di Surabaya. Sedangkan BW merupakan penjambret baru yang direkrut Putra.

Aksinya dilakukan bersama teman satu komplotan dengan mengendarai motor dan modusnya memepet dan merampas tas atau hanphone (HP) pengendara motor atau pejalan kaki.

“Pelaku ini (Putra Setiawan) anggota komplotan kejahatan jalanan, termasuk di jalan Arjuno dengan korban seorang mahasiswi. Hanya saja, pelakunya teman satu kelompok,” sebut Kapolsek Bubutan Surabaya, AKP Harianto Rantesalu saat ditemui di Mapolsek, Senin (30/7/2018) petang.

Menurut Harianto, Putra ini biasanya beraksi pada malam hari. Tapi, tidak sedikit aksinya juga dilakukan pada siang hari seperti dilakukan saat merampas tas korban Pinky dan akhirnya tertangkap di Jl Kranggan.

Sasaran korbannya tidak pandang bulu. Tidak hanya perempuan, tapi tidak sedikit korban pria yang disikat. Barang kejahatan yang dirampas, kebanyakan tas dan hanphone (HP).

“Begitu lihat korban lengah saat bawa tas dan HP, pelaku langsung menarik. Tidak sedikit korban yang jatuh dari motor dan mengalami luka-luka,” terang Harianto.

Dari hasil pemeriksaan, Putra mengaku beraksi di Jalan Arjuna empat kali, Tegalsari, Genteng, Sawahan, Banyuurip, Wonokoromo dan beberapa tempat lainnya di Kota Pahlawan.

“Pelaku juga sering beraksi merebut HP saat ada pertandingan Persebaya di Satdion Gelora Bung Tomo (GBT). Ngakunya sedikitnya 20 kali, tapi kemungkinan lebih banyak. Ini tadi Polrestabes Surabaya juga sudah ke sini, keperluannya melakukan pengembangan,” cetus Harianto.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help