citizen reporter

Aneka Warna di Pesta Olahraga Thailand

Di Sport Color Thailand, ada penampilan siswa menari dengan musik ‘Lagi Syantik’ dan ‘Pencak Silat’ dari Indonesia.

Aneka Warna di Pesta Olahraga Thailand
ist

Olahraga merupakan kebutuhan bagi setiap orang agar tetap bugar. Ada banyak cara untuk membuat olahraga semakin menarik, salah satunya adalah seperti program yang dibuat Menteri Pendidikan di Thailand, yaitu Kila Si (Sport Color).

Disebut Kila Si karena kompetisi olahraga diadakan dalam bentuk tim dengan warna yang berbeda-beda. Pelaksanaannya di awal tahun ajaran baru, mulai dari Juni, Juli, atau Agustus dan diserahkan kepada tiap sekolah. Selain itu, konsep dan tema juga merupakan otoritas tiap sekolah.

Salah satu Kila Si baru saja terselenggara adalah di sekolah Muslim Santitham Foundation School, Nakhon Si Thammarat, yaitu tempat beberapa mahasiswa Indonesia melaksanakan PPL/KKN Terpadu. Terdapat empat tim warna, yaitu biru, jingga, merah muda, dan ungu.

Penentuan warna dilakukan secara undian. Kegiatan inti dilakukan selama tiga hari, setelah melewati satu bulan persiapan. Perlombaan antara siswa dan siswi dilakukan secara terpisah. Dimulai Selasa, (24/7) yaitu perlombaan sepak bola, voli, sepak takraw, voli kaki, balap karung, dan sebagainya untuk siswa putra.

Seluruh guru dan lebih dari 2.000 siswa melaksanakan Parade, Rabu (25/7). Setiap siswa mengenakan kostum sesuai dengan tema dan hasil kreasi mereka dalam satu tim warna.

“Ini merupakan kali pertama Santitham melaksanakan parade. Tema kali ini adalah global warming yakni reduce-recycle-reuse,” ujar T Suchada Ait, salah satu guru Bahasa Inggris, Rabu (25/7).

Pada parade itu, juga terdapat penampilan siswa menari dengan musik ‘Lagi Syantik’ dan penampilan ‘Pencak Silat’ yang berasal dari Indonesia. Itu kemudian dilanjutkan dengan perlombaan share ball, voli, dan sebagainya untuk siswa putri. Selain itu, para guru juga ikut menyemarakkan perlombaan.

Kamis, (26/7) merupakan hari terakhir, dimulai dengan melanjutkan perlombaan pada hari sebelumnya. Perlombaan terakhir dan yang ditunggu-tunggu adalah lomba ‘yel-yel’. Setiap tim warna bersaing menampilkan yang terbaik, dan pada akhirnya akan dinilai oleh tim penilai.

Setelah semua perlombaan selesai, akan ditentukan tim warna mana yang berhak menjadi juara umum dalam kegiatan tahunan itu. Pada Kila Si tahun ini, untuk grup putra dijuarai Tim Ungu, dan Grup Putri adalah Tim Biru. Kegiatan dilaksanakan dengan meriah dan antusias.

Zahriyatun Naeli Syarof
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab
Universitas Negeri Malang
znsyarof@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved