Berita Surabaya

Bandit Jalanan Surabaya Nyaris Tabrak Polisi, Ketika Tertangkap Ia Ngaku Seperti Ini

Dua bandit jalanan di Surabaya nyaris tabrak polisi saat dikejar. Ketika tertangkap, ia ngaku seperti ini.

Bandit Jalanan Surabaya Nyaris Tabrak Polisi, Ketika Tertangkap Ia Ngaku Seperti Ini
surya/fatkhul alamy
Dua bandit jalanan, M David dan Agel Saputra diamankan di Mapolsek Tegalsari Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peristiwa penjambretan mahasiswa PENS Lanisya Fenriyani (19) hingga koma masuk rumah sakit, membuat Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran ramai-ramai berburu bandit jalanan.

Seperti Unit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya yang menggulung dua pelaku dan salah satunya terpaksa ditembak kakinya.

Dua bandit jalanan yang diringkus, yakni M David (21), asal Pakis Wetan, Wonokromo dan Agel Saputra (23), warga Jl Pakis 3/27A, Surabaya.

Mereka berdua sudah dicari dan diburu sejak 30 Mei 2018.

Ketika itu, merampas tas miliki Kusniati, asal Surabaya pukul 03.30 WIB di Jl Arjuno Surabaya.

Kedua pelaku beraksi memakai motor sport Honda CBR L 2141 UD, dan setelah meramapas tas korban kabur ke Jl Kedungdoro hingga Jl Kombes Pol M Duryat Surabaya.

Baca: Bocah 11 Tahun di Sidoarjo Diculik Pria Tak Dikenal, Ia Berhasil Kabur Setelah Lakukan Ini

Baca: Kronologi Penculikan Bocah 11 Tahun di Sidoarjo, Sempat Pamit ke Adik Hendak Belajar Kelompok

Dari peristiwa tersebut, Unit Reskrim Polsek Tegalsari awalnya menangkap salah satu pelaku, M David di Jl Kombes Pol M Duryat. Sedangkan Agel kabur dari penangakapan polisi.

“Setelah dikembangkan, Agel akhirnya bisa ditangkap di Jalan Raya Darmo, Selasa (24/7/2018) dini hari,” sebut Kompol David Triyo Prasojo, Kamis (26/7/2018).

Saat ditangkap, Agel menggendarai motor sport Honda CBR yang dipakai sebagai sarana penjambretan.

Dia berusaha kabur dan nyaris menabrak tim Unit Reskrim Polsek Tegalsari yang dipimpin Kanit Iptu Zainul Abidin.

Petugas pun melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki kiri Agel.

“Kasus ini masih terus dikembangkan, siapa saja anggota kelompoknya dan bisa bermain (beraksi) di mana,” tutur David.

Agel, mengaku baru sekali melakukan perampasan tas di jalanan. Dia melakukan bersama temannya, M David.

“Hanya sekali Pak, tas berisi uang dan langsung dipakai berdua,” aku Agel di Mapolsek Tegalsari.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help