Berita Mojokerto

Tujuh Calon Jamaah Haji Kabupaten Mojokerto Terkendala Visa

Tujuh calon jemaah haji dari kabupaten Mojokerto mengalami penundaan keberangkatan karena terkendala visa.

Tujuh Calon Jamaah Haji Kabupaten Mojokerto Terkendala Visa
ist/tribunnews.com
ilustrasi 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Tujuh Calon Jemaah Haji (CJH) dari Kabupaten Mojokerto dipastikan menunda berangkat ke tanah suci lantaran terkendala visa haji.

Sampai saat ini visa haji  untuk 7 CJH tersebut belum diterbitkan oleh pihak otoritas Pemerintah Arab Saudi.

Mukti Ali, Kasi Penyenggaraan Haji dan Umroh, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto menjelaskan, tujuh CJH yang terkendala visa haji merupakan rombongan penyangga kloter 28 Probolinggo. Tujuh CJH ini termasuk ke dalam rombongan kloter penyangga yang berjumlah 65 orang.

"Karena itulah ada 48 CJH yang masuk ke dalam peyangga kloter 28 Probolinggo," ucapnya, Rabu (25/7/2018).

Menurut dia, banyak faktor yang bisa menyebabkan keterlambatan penerbitan bisa haji. Diduga keterlambatan penerbitan visa haji ini bisa jadi dipicu lambatnya menerima paspor. Selain itu, ada sejumlah paspor yang masih dipakai umrah saat bulan Ramadan kemarin sehingga pengiriman paspor sedikit terlambat.

"Dugaannya seperti itu bisa haji terlambat dari jadwal yang telah ditentukan," ungkapnya.

Mukti mengatakan, rencananya pengurusan tujuh keterlambatan visa haji akan diserahkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Nantinya, Siskohat akan mempersiapkan mekanisme pemberangkatan tujuh CJH masuk kloter penyangga itama yakni Surabaya dan Sidoarjo.

Sedangkan, jumlah CJH dari Kabupaten Mojokerto sebanyak 1.402 terbagi yang terbagi tiga kloter yaitu kloyer 75, 76, 77.

"Tujuh CJH terkendala visa kemungkinannya berangkat bersamaan dengan kloter induk Kabupaten Mojokerto," jelasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved