Sambang Kampung Darmo Wonokromo

Warga RT 10/RW IV Kelurahan Darmo Wonokromo Kreatif, Ubah Botol Bekas Jadi  Kursi dan Meja

Upaya memberdayakan warga kampung untuk aktif membuat produk sendiri dilakukan di wilayah RT 10 RW IV Kelurahan Darmo, Wonokromo, Kota Surabaya.

Warga RT 10/RW IV Kelurahan Darmo Wonokromo Kreatif, Ubah Botol Bekas Jadi  Kursi dan Meja
surya/ahmad zaimul haq
KERAJINAN DAUR ULANG - Warga kampung Darmo Rejo merintis kerajinan daur ulang diantaranga meja dari botol bekas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya memberdayakan warga kampung untuk aktif membuat produk sendiri terus dilakukan di wilayah RT 10 RW IV Kelurahan Darmo, Wonokromo, Kota Surabaya.

Tepatnya di Darmorejo gang III, setiap malam dan akhir pekan warga selalu berkumpul di lahan kosong yang akan dijadikan gazebo tersebut.

Lahan kosong itu sudah disemen hingga bisa dijadikan tempat lesehan, bagian temboknya telah dimural. Beberapa botol bekas air mineral terpajang di tempat tersebut.

Botol-botol tersebut telah diselotip hingga membentuk lingkaran. Dan ditumpuk dengan botol-botol.lain yang telah diselotip.

M Sholehudin, Ketua RT 10 Darmo Rejo mengungkapkan botol-botol tersebut merupakan bakal kursi dan meja daur ulang yang mulai dirintis warga.

Setidaknya sudah ada dua kursi mini yang dibuat dari kumpulan botol bekas tersebut.

"Saat ini dunia dan epemrintah lebih aware dengan limbah plastik. Masyarakat kecil terbatas dalam pengolahannya. Maka kami lebih pada pengolahan produk menjadi sesuatu yang bermanfaat,"jelasnya.

Menurutnya, sudah lama ide membuat produk dengan nilai jual tinggi ini. Apalagi didorong dengan berbagai lomba yang selama ini menuntut kreativitas warga.

" Harapannya setelah dibuat ini akan disampaikan ke warga dan dijadikan produk khas kampung,"jelasnya.

Bermula dari sumber di youtube, Sholeh mengajak pengurus kampungnya untuk mulai membuat kreasi ini. Dengan bekal membeli botol bekas dari pengepul di dekat kampungnya, ia dan pengurus RT mulai merangkai botol untuk dijadikan penyangga kursi.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help