Berita Ekonomi Bisnis

Pasca IPO, Tanrise Agresif Kembangkan Proyek Properti di Jember dengan Investasi Rp 600 Miliar

Perushaan pengembang properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk atau Tanrise Property langsung tancap gas melakukan pengembangan usaha usai IPO.

Pasca IPO, Tanrise Agresif Kembangkan Proyek Properti di Jember dengan Investasi Rp 600 Miliar
surya/sugiharto
Dirut PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Belinda Natalia (dua dari kiri) menjelaskan salah satu proyeknya di kawasan HR Muhammad Surabaya, Selasa (24/7/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perushaan pengembang properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk atau Tanrise Property langsung tancap gas melakukan pengembangan usaha usai melakukan IPO (Initial Public Offering) atau penawaran umum perdana saham pada Juni 2018 lalu.

Salah satunya dengan menyelesaikan pembangunan proyek Voza Premium Office dan The 100 Residence yang ada di Surabaya dan kota lainnya.

"Untuk penyelesaian pembangunan proyek di kota Surabaya memang kami siapkan dari dana hasil IPO. Selain itu tahun ini kami juga siapkan pengembangan proyek di Jember, Bandung dan Medan," kata Belinda Natalia, Direktur Utama PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk yang melantai di bursa dengan kode RISE, saat di Surabaya, Selasa (24/7/2018).

Terkait proyek di Jember, RISE menyiapkan pengembangan Superblok yang terdiri atas apartemen, commerce area dan premium ruko. Menurut Daniel Richard, Direktur Operasional Tanrise, proyek superblok di Jember berada di lahan seluas 12 hektar. Pembangunan akan dibagi menjadi dua zona, yaitu zona komersial 5 hektar dan rise residensial seluas 7 hektar.

"Bulan Agustus mendatang akan kami launching penjualan produk pertama, yaitu ruko, dengan target sold out dan November 2018 mulai pembangunan atau ground breaking untuk ruko," jelas Daniel di kesempatan yang sama.

Jumlah ruko hanya 14 unit, setelah ground breaking, proses pembangunan diprediksi selama delapan bulan, lanjut serah terima dan oeprasional pertama.

Selanjutnya area comercial carnaval city walk, dilanjutkan pembangunan lifestyle mal dan apartemen. Dalam proyek tersebut juga disiapkan ada hotel dan convention hall.

Belinda menambhakan, untuk proyek superblok ini pihaknya menyediakan dana invetasi pembangunan sebesar Rp 600 miliar diluar harga tanah.

"Land bank kami di Jember masih besar. Selain itu kami melihat potensi pasar yang besar di Jember, apalagi melihat pertumbuhan ekonomi Jember yang cukup tinggi," ungkap Belinda saat ditanya alasan mengembangkan proyek di Jember.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan proyek ini sebagai ikon baru kota Jember. Berada di kawasan jalan utama jalur Surabaya - Jember, dipastikan memiliki nilai investasi yang tinggi untuk end user dan pelaku usaha terkait area commercial yang akan dikembangkan.

Selain di Jember, di semester II tahun 2018 ini, Tanrise juga sedang mengembangkan proyek di Bandung dan Medan. Serta perumahan di kawasan Menganti, Kabupaten Gresik.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help