Berita Madiun

Para Pegawai SD dan SMP Kota Madiun Diperiksa Polisi. Terkait Dugaan Korupsi Kasus Ini

Pemanggilan ini terkait kasus dugaan korupsi pengadaan komputer untuk sekolah-sekolah tahun anggaran 2016.

Para Pegawai SD dan SMP Kota Madiun Diperiksa Polisi. Terkait Dugaan Korupsi Kasus Ini
surya/rahadian bagus
Sejumlah pegawai SD dan SMP negeri di Kota Madiun diperiksa penyidik Polres Madiun Kota. 

SURYA.co.id | MADIUN - Penyidik Polres Madiun Kota memanggil sejumlah pegawai SD dan SMP negeri di Kota Madiun, Senin (23/7/2018). Pemanggilan ini terkait kasus dugaan korupsi pengadaan komputer untuk sekolah-sekolah tahun anggaran 2016.

Pantauan di lokasi, sejumlah pegawai berseragam PNS tampak masuk di ruangan unit pidana korupsi. Pegawai TU SMP 10 Kota Madiun, Slamet Maryono usai diperiksa mengatakan, pemanggilan dirinya terkait dengan kasus pengadaan komputer untuk SMP negeri di Kota Madiun tahun 2016.

"Soal pengadaan komputer tahun 2016, SMP," kata Slamet kepada wartawan, usai keluar dari ruangan penyidik.

Slamet menuturkan, selain diminta menyerahkan berkas dokumen, ia juga dimintai keterangan oleh penyidik. Ia mengatakan, ada sekitar tujuh pertanyaan yang diajukan kepadanya.

"Ada sekitar tujuh, mulai proses pengadaan hingga penerimaan,"katanya.

Ia menuturkan, di sekolahnya mendapatkan jatah sebanyak 64 unit komputer mini PC. Slamet mengatakan, komputer pengadaan dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun itu sudah digunakan untuk kegiatan ujian dan pembelajaran komputer.

Diberitakan sebelumnya, sudah tiga bulan lebih, Polres Madiun Kota menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan ribuan komputer untuk SD dan SMP di Kota Madiun oleh Dindik Kota Madiun.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved