Berita Sidoarjo

Jasad Pria yang Mengapung di Sungai Sidoarjo Terpaksa Dipikul Sejauh 1,5 Km, Ini Sebabnya

Warga harus memikul jenazah itu sampai sejauh 1,5 kilometer melalui jalan setapak. Kantong jenazah dikaitkan dengan bambu dan dipikul dua orang warga.

Jasad Pria yang Mengapung di Sungai Sidoarjo Terpaksa Dipikul Sejauh 1,5 Km, Ini Sebabnya
surya/m taufik
Warga mengevakuasi jenazah pria yang mengapung di sungai. Karena akses jalan tak memadai, warga memilih memikul jenazah pria tak dikenal tersebut. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Evakuasi terhadap jenazah pria yang mengapung di Sungai Jangkang, Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo harus dilakukan dengan cara dipikul.

Tak tanggung-tanggung, warga harus memikul jenazah itu sampai sejauh 1,5 kilometer melalui jalan setapak.

Kantong jenazah dikaitkan dengan bambu dan dipikul dua orang warga.

Ini lantaran ambulans tidak bisa masuk ke lokasi kejadian.

Sungai tempat ditemukannya korban berada di area tambak.

Baca: Mayat Pria Mengapung di Sungai Prasung Sidoarjo. Satu Cirinya Pakai Kaus Bertuliskan SMKN 1 Sidoarjo

Baca: Heboh Tarian Erotis dan Pesta Miras di Ruang Karaoke Tulungagung, Videonya Diunggah Secara Live

Hanya jalan setapak yang menghubungkan area itu dengan perkampungan.

"Ambulans parkir di jalan desa, tidak bisa masuk. Makanya jenazah korban harus dipikul," kata Samiun, seorang warga di lokasi kejadian.

Warga mengevakuasi jenazah pria yang mengapung di sungai. Karena akses jalan tak memadai, warga memilih memikul jenazah pria tak dikenal tersebut.
Warga mengevakuasi jenazah pria yang mengapung di sungai. Karena akses jalan tak memadai, warga memilih memikul jenazah pria tak dikenal tersebut. (surya/m taufik)

Awalnya, sempat ada rencana mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas itu menggunakan perahu.

Namun, warga memilih lewat jalur darat lantaran khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan pada perahunya.

Menurut Misbahudin, Kepala Dusun Prasung Tambak, ada sekitar lima orang warga yang memiliki perahu di dusun tersebut.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved