Berita Surabaya

Menpora Imam Nahrawi Minta Masyarakat Indonesia Doakan Para Atlet Bisa Juara di Asian Games

Apabila tak bisa langsung mendukung penyelenggaraan, Imam menyebut masyarakat dapat memberikan doa restu

Menpora Imam Nahrawi Minta Masyarakat Indonesia Doakan Para Atlet Bisa Juara di Asian Games
SURYAOnline/Sugiharto
Menpora, Imam Nahrowi memberikan ucapan selamat pada Moch Nur Arifin usai dilantik menjadi Ketua KNPI DPD JATIM periode 2018-2021 di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (21/7/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi, berharap masyarakat turut mendukung penyelenggaraan Asian Games pertengahan Agustus mendatang.

Apabila tak bisa langsung mendukung penyelenggaraan, Imam menyebut masyarakat dapat memberikan doa restu.

”Paling tidak ikut mendoakan agar para atlet yang sedang beriktiar dengan sekuat tenaga dan hati mereka dapat memberikan medali emas,” kata Imam dalam kunjungannya di Surabaya pada acara “Countdown Asian Games” bersama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur, Sabtu (21/7/2018).

Secara khusus, ia meminta masyarakat Indonesia dapat mendoakan para atlet melalui doa yang diberikan sesudah sholat.

“Dukunglah mereka, doakan mereka. Tolong bacakan Al Fatihah sesudah sholat agar para atlet dapat dapat meraih banyak medali emas,” ujar peraih gelar Doktor Honoris Causa dari UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan ajang yang dilaksanakan empat tahunan ini bisa menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk mengukir sejarah.

Bukan sekadar meraih sukses dengan keluar sebagai juara umum, namum juga mengawal penyelenggaraan yang dikuti 45 negara ini dengan sukses.

”Kami juga beraharap masyarakat bisa ikut mendoakan panitianya agar kuat sehingga bisa mengawal acara sampai sukses,” kata pria kelahiran Bangkalan ini.

”Sekaligus pemerintah bersama Bapak Presiden Joko Widodo bisa menghadirkan semangat dari Indonesia untuk dunia. Sesuai dengan tema even ini, Energy of Asia,” kata Imam menambahkan.

Apalagi, untuk menjadi tuan rumah, Indonesia harus menunggu lebih dari setengah abad sejak penyelenggaraan pada 1962 di Indonesia ketika masih dipimpin Presiden Soekarno.

Saat itu Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games IV dengan mengikutsertakan 16 negara dan mempertandingkan 15 cabang olahraga.

Indonesia kala itu tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan, namun dari sisi pretasipun Indonesia mampu berada di peringkat kedua dengan meraih 11 medali emas, sementara Peringkat pertama waktu itu ditempati kontingen dari Jepang dengan 73 medali emas.

”Kalau kita suskses untuk ajang kali ini, maka penyelenggaraan olimpiade hingga Piala Dunia di Indonesia pasti juga bisa diwujudkan,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help