Berita Surabaya

Peserta Jalur Mandiri Kedokteran Unair Tawarkan Uang Kuliah Rp 800 Juta. Tak Diterima Karena Hal Ini

UKA terbesar yang diajukan pendaftar jalur mandiri Unair mencapai Rp 800 juta.

Peserta Jalur Mandiri Kedokteran Unair Tawarkan Uang Kuliah Rp 800 Juta. Tak Diterima Karena Hal Ini
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi suasana pendaftaran calon mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) menolak tawaran uang kuliah awal (UKA) calon mahasiswa dari jalur mandiri sebesar Rp 800 juta. Penolakan itu dilakukan lantaran calon mahasiswa tersebut tak memenuhi kriteria nilai yang diperlukan.

Rektor Unair, Prof Moh Nasih, mengungkapkan besaran UKA terbesar yang diajukan pendaftar jalur mandiri mencapai Rp 800 juta. Sayangnya, calon mahasiswa tersebut tidak diterima karena nilainya kurang dari standar.

"Calon mahasiswa tersebut mendaftar Fakultas Kedokteran (FK) di jalur mandiri dan menawarkan UKA Rp 800 juta. Namun karena nilainya kurang, kami tak dapat menerimanya," kata Nasih, Kamis (19/7/2018).

FK, lanjut Nasih, memang menjadi pilihan favorit bagi pendaftar Unair di semua jalur masuk, termasuk jalur mandiri.

Untuk jalur mandiri sendiri, UKA menjadi salah satu syarat pendaftar selain Uang Kuliah Semester (UKS).

"Rata-rata pendaftar menawarkan hingga Rp 110 juta, tetapi yang diterima rata-rata UKA-nya ada Rp 70 juta. Meskipun ada satu anak yang diterima dengan UKA Rp 500 juta. Jadi standar penerimaan memang nilai bukan besar-besaran UKA," paparnya.

Nasih mengungkapkan untuk jalur mandiri tidak menerima pendaftar bidikmisi. Namun, pendaftar jalur bidikmisi untuk tahun akademik ini mencapai 15.000 orang.

"Artinya yang tidak diterima masih sangat banyak.  Jadi kalau tidak diterima tidak perlu berkecil hati karena yang tidak diterima sangat banyak,"urainya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help