Lapor Cak

Pejalan Kaki Nyaris Celaka akibat Penutupan JPO Basra

Warga Surabaya mengeluhkan penutupan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jl Basuki Rahmad (Basra) Surabaya.

Pejalan Kaki Nyaris Celaka akibat Penutupan JPO Basra
surya/ahmad zaimul haq
Dua pejalan kaki menyerberang di Jalan Basuki Rahmat karena jembatan penyeberangan orang (JPO) di lokasi itu ditutup, Kamis (19/7/2018). 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Warga Surabaya mengeluhkan penutupan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jl Basuki Rahmad (Basra) Surabaya. Pelaksana proyek jembatan penyeberangan ini tiba-tiba menutup akses JPO karena ada proyek.

 Akibatnya, pejalan kaki yang hendak melintasi jalan protokol kota tersebut terganggu. Bahkan terpaksa banyak pejalan kaki yang balik kanan. Mereka ada yang menantang celaka dengan menyebrang di jalan raya.

"Mau bagaimana lagi. Wong jembatan penyeberangnya ditutup papan begitu. Tidak berani saya menerobos seng di JPO itu," ucap Budi Santoso, salah satu pejalan kaki, Kamis (19/8/2018).

Dia kaget saat hendak menyeberang ada papan bertuliskan "JPO sementara tidak difungsikan,". Tidak seorang pun pejalan kaki siang tadi berani menerobos papan pemberitahuan ini. Belum jelas alasan tidak difungsikannya JPO di Jl Basra itu. 

Menurut pengakuan para karyawan di sekitar Jalan protokol Surabaya itu, pemasangan papan tidak difungsikannya JPO itu sudah sejak beberapa hari terakhir ini. Tidak saja bikin kesal warga, namun pejalan kaki dipaksa menyeberang di jalur utama yang ramai kendaraan.

"Takut saat menyeberang kalau lagi padat kendaraan. Saya lambaikan tangan tinggi-tinggi saat menyeberang. Padahal banyak lho yang nyeberang," ucap salah seorang perempuan bersama rekannya.

Pernah suatu ketika salah satu pejalan kaki nyaris celaka lantaran memaksa menyeberang saat kendaraan padat. Pengakuan Budi, saat dari balik mobil penyeberang pejalan kaki. Namun dari sisi berikutnya motor menyalip dan nyaris menghantam pejalan kaki itu.

Warga Surabaya saat ini tidak tahu kenapa JPO yang diperuntukkan untuk pejalan kaki itu ditutup. Mereka menduga kalau JPO yang biasa ramai saat jam makan siang itu tengah diperbaiki atau kondisinya keropos. Ada yang mengira akan ada peremajaan JPO.

Pantauan Surya.co.id  di lokasi JPO Jl Basra, dua sisi JPO kini dipasang papan pemberitahuan tidak difungsikannya JPO. Baik penyeberang jalan dari sisi barat maupun timur sama-sama tidak bisa menyeberang.

Ternyata tidak hanya JPO yang ada di Jl Basra yang tidak bisa difungsikan. Namun JPO di Jl Gubernur Suryo atau depan SMAN 6 Surabaya juga kondisinya sama. Jembatan penyeberangan ini tidak bisa difungsikan maksimal. Akses jalan ditutup seng.

Setiap hari selalu banyak siswa menyeberang jembatan ini. Karena ditutup seng, JPO ini tidak difungsikan secara maksimal. Banyak pejalan kaki memilih menyeberangi jalan protokol tersebut.

Tidak ada pemberitahuan yang disampaikan di JPO depan SMAN 6 ini. Sampai saat ini warga tidak tahu ada proyek Apalagi di tempat fasilitas umum itu akan direnovasi untuk apa. Warga tetap meminta bisa menyeberang dengan nyaman. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved