Sambang Kampung Siwalan Kerto

Warga Siwalankerto Memanfaatkan Tanaman Asem untuk Minuman Sinom

Selain piawai dalam membatik, mereka juga memiliki kemampuan mengolah hasil tanaman, seperti asem.

Warga Siwalankerto Memanfaatkan Tanaman Asem untuk Minuman Sinom
surya/danendra kusumawardana
JUMPUTAN - Mahasiswa asing yang terdiri dari negara Taiwan, Filipina, India, Singapura, Korea, RRT dan Malaysia mengikuti workshop membuat shibori atau kaos jumputan yang diajarkan ibu-ibu di kampung Asem Growong (Siwalankerto Timur III RT 7 RW 5, Surabaya), Rabu (18/7/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Warga khususnya ibu-ibu PKK terus mengoptimalkan penghijauan dengan terus menjaga kebersihan lingkungan. Setiap bulan warga rajin kerja bakti membersihkan kampung. Rencana kepedan, warga akan membuat tempat penampungan sampah plastik kering yang memiliki nilai jual.

Untuk memancing para warga agar terus peduli akan kebersihan lingkungan Sulasih selaku ketua PKK, akan memberikan 'reward' rekreasi bersama. Selain mengumpulkan sampah kering, Sulasih akan membuat piket harian kebersihan dan perawatan tanaman untuk warga.

"Pengumpulan sampah plastik dilakukan di setiap pos dasawisma. Siwalankerto gang 3 memiliki 7 dasawisma. Setelah hasilnya terkumpul dan cukup, kami akan gunakan untuk rekreasi," ucapnya.

Tak itu saja, pada peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia sebulan mendatang, dirinya dan para warga akan mengadakan lomba kebersihan dan penghijauan tingkat dasawisma Siwalankerto gang 3.

"Hal ini dilakukan agar warga lebih greget lagi menanam tanaman serta meningkatkan kebersihan lingkungan," terang ibu dua orang anak itu.

Ia melanjutkan, warga Siwalankerto gang 3 terbilang kreatif. Selain piawai dalam membatik, mereka juga memiliki kemampuan mengolah hasil tanaman, seperti asem. Dari buah dan daun asem yang sebagian dipetik di pohon Asem Growong mereka membuat minuman sinom. "Kebanyakan warga disini produksi sinom. Namun kami hanya membuat saat ada acara saja. Karena pohon asam di sini tidak terlalu banyak," ucapnya.

Sulasih menyebutkan, sinom buatan warga RT 7 memiliki keunikan tersendiri. Olahan minuman itu mengeluarkan aroma rempah-rempah yang dihasilkan oleh kapulaga.

"Sinom buatan kami memiliki aroma rempah-rempah yang dapat menggugah selera," pungkas wanita yang mengenakan kerudung biru itu. 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help