Berita Pasuruan

Rest Area Tol Gempas akan Diisi Produk Lokal. Ini Tujuannya

Ponpes Sidogiri sudah sumbangsih dan membuka ritel modern yakni Toko Basmalah di rest area Tol Gempas

Rest Area Tol Gempas akan Diisi Produk Lokal. Ini Tujuannya
surya/galih lintartika
Suasana rest area Tol Gempas 

SURYA.co.id | PASURUAN - Rest area Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) dipastikan tidak diisi dengan produk mancangera atau merk asing. Nantinya, tenant-tenant yang mengisi rest area di tol sepanjang 34,15 km itu merupakan produk-produk pengusaha lokal.

GM Marketing dan Sales PT Jasamarga Property, Imad Zaky Mubarak, mengatakan untuk rest area Tol Gempas akan mengusung kearifan lokal. "Dari awal, kami memang ingin mengedepankan kearifan lokal," katanya.

Zaky menuturkan hal ini merupakan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan agar rest area di seluruh ruas tol yang ada tidak diisi dengan produk luar negeri, melainkan diisi dengan produk lokal. Tujuannya agar produk lokal ini terjual dan keberadaan rest area membantu mengembangkan perekonomian daerah yang dilewati tol tersebut.

Untuk Tol Gempas sendiri, pihaknya sudah komitmen akan memberikan wadah dan kesempatan bagi UMKM atau produk lokal khas Kabupaten Pasuruan untuk bisa dijual di rest area ini.

"Tujuannya agar pengguna jalan tol saat berisitirahat di rest area Tol Gempas ini bisa tahu, mengenal dan harapannya membeli produk lokal Pasuruan, bukan sekali tapi berulang kali," sambungnya.

Zaky mengungkapkan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Disperindag dan Koperasi setempat. Ia bahkan sudah meminta draft UMKM dan produk lokal yang sekiranya akan diberikan ruang untuk bisa berjualan rest area.

"Kami adalah perusahaan pemerintah. Apapun kebijakan pemerintah, termasuk arahan dan pesan Presiden Jokowi, akan kami ikuti. Ada atau tidak ada merk asing di rest area ini tidak akan berpengaruh karena kami memang sudah lama akan menggandeng usaha orang lokal Pasuruan," jelasnya.

Untuk sekarang ini, Zaky menegaskan bahwa pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Ponpes Sidogiri. Kerjasama ini merupakan bentuk konkrit dan atau nyata pihak Jasamarga Property dalam menjalin hubungan dengan pihak setempat dan mengedepankan kearifan lokal.

"Ponpes Sidogiri sudah sumbangsih dan membuka ritel modern yakni Toko Basmalah di rest area Tol Gempas yang masih fungsional itu. Ke depan, akan ada toko makanan atau restoran atau bahkan kafe yang asli dari Kabupaten Pasuruan. Kami junjung tinggi kearifan dan produk lokal Kabupaten Pasuruan," ungkapnya.

Rencananya, rest area Tol Gempas ini, tambah Zaky akan berdiri di lahan seluas 5-7 hektar. Sekitar akhir 2018 nanti, pembangunan rest area sudah mencapai tahap 1 dari total 3 tahap untuk membangun rest area sampai 100 persen. 

"Untuk sekarang rest areanya sudah ada meski sifatnya hanya sementara. Tapi minimal fasilitasnya sudah lengkap , sudah ada musala, kamar mandi atau WC umum, ritel modern meski dibangun menggunakan bahan baku kontainer," paparnya.

Tol Gempas merupakan bagian dari jalan Tol Trans Jawa yang panjang totalnya mencapai 34,15 kilometer (km). Terdiri dari tiga seksi yakni, seksi I, Tol Gempol-Rembang yang menghubungkan Simpang Susun Gempol-Gerbang Tol Rembang sepanjang 13,9 km dan sudah dioperasikan sejak 2017.

Seksi II, Rembang – Pasuruan sepanjang 6,6 km. Seksi III, Pasuruan-Grati sepanjang 13,65 kilometer dan masih dalam tahap konstruksi bangunan.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help