Berita Ekonomi Bisnis

Sido Muncul Genjot Penjualan lewat Produk Soft Capsule

Direktur PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, menargetkan pertumbuhan penjualan di sektor jamu tradisional ini pada 2018 meningkat 10 persen.

Sido Muncul Genjot Penjualan lewat Produk Soft Capsule
SURYAOnline/sri handi lestari
Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat (tengah) saat tampil dalam acara Catatan Najwa di Spazio, Intiland Surabaya. 

SURABAYA, SURYA - Direktur PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, menargetkan pertumbuhan penjualan perusahan yang bergerak di sektor jamu tradisional ini pada 2018 meningkat 10 persen.

Pihaknya optimis target tersebut akan tercapai dengan strategi perusahaan yang terus dikembangkan mulai dari pasar hingga produk.

"Pengembangan pasar serta menghasilkan produk yang inovatif menjadi senjata bagi kami ditengah kondisi pasar yang saat ini memang sedang kurang baik," kata Irwan, sebelum tampil sebagai narasumber di acara Narasi "Catatan Najwa" di Spazio, Intiland Surabaya, Kamis (12/7/2018) malam.

Menurut Irwan, sepanjang semester I lalu penjualan perusahan yang sudah melantai di bursa dengan kode SIDO itu, belum bisa sesuai harapan. Namun pihaknya optimistis di semester dua ini kinerja perseroan bisa digenjot.

"Kami tidak tahu kenapa semester satu lalu penjualan masih belum sesuai harapan. Mungkin daya beli masyarakat yang melemah. Tapi semua industri mengalami hal yang sama," ungkapnya.

Untuk memenuhi target kenaikan penjualan hingga 10 persen, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi, seperti dengan mengeluarkan produk baru, menambah kapasitas produksi, serta memperluas jangkauan pasar.

Untuk produk baru, tahun ini Sido Muncul mengeluarkan produk soft capsule untuk produk Tolak Angin dan Tolak Linu.

"Ini adalah produk soft capsule pertama kami, dan diharapkan bisa memperluas segmentasi pasar," ujar Irwan.

Diakuinya, saat ini perseroan sudah membangun pabrik soft capsule di Semarang dengan investasi sekitar Rp 15 miliar. Saat ini pabrik tersebut masih dalam tahap trial produksi, ditargetkan pada September 2018 mendatang sudah bisa dipasarkan.

"Sasaran market kami selain domestik juga ekspor," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved