Berita Surabaya

Pemkot Bantah Sampah di Pasar Pakis 2 Minggu Tak Dibersihkan, Setiap Hari Petugas Keliling

Kepala DKRTH Chalid Buchari membantah tumpukan sampah di Pasar Pakis dua minggu belum dibersihkan.

Pemkot Bantah Sampah di Pasar Pakis 2 Minggu Tak Dibersihkan, Setiap Hari Petugas Keliling
surya/neneng
Kepala DKP Kota Surabaya, Chalid Buchari, dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Kepala DKRTH Chalid Buchari membantah tumpukan sampah di Pasar Pakis dua minggu belum dibersihkan.  Chalid  mengaku memperintahkan petugasnya untuk membersihkan sampah yang ada di Kota Surabaya setiap hari.

"Setiap hari petugas DKRTH berkeliling membersihkan sampah yang ada di Surabaya. Sampah yang berada di Pasar Pakis selalu kami bersihkan setiap hari saat pagi, tidak mungkin kami biarkan sampai 2 minggu," tegasnya.

Sampah tersebut akan menumpuk dan terlihat kembali saat siang, karena banyak warga maupun pedagang yang membuang sampah di sana. Mereka masih belum sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Warga dan pedagang masih bandel tetap saja membuang sampah di sana, bahkan ada warga dari luar Pakis. Padahal telah tersedia tempat sampah. Kami juga sudah memasang papan peringatan agar tidak membuang sampah sembarangan," katanya.

Agar kota Surabaya terbebas dari sampah begitu juga wilayah Pasar Pakis, pihaknya telah melakukan yustisi rutin tiga kali sehari, menangkap pelaku pembuangan sampah.

Selain itu, DKRTH gencar memberikan sosialiasi tentang kebersihan lingkungan kepada masyarakat.

"Supaya jera, kami rutin melakukan yustisi, pelaku kami mintai kartu tanda penduduk dan memberikan denda ringan Rp 75.000," sebutnya.

Chalid menambahkan, jika denda Rp 75.000 tak membuat pelaku jera, chalid akan bertindak tegas. Pihaknya akan memberikan denda maksimal  Rp 750.000 bagi pelaku.

Ia mengajak agar warga bersama-sama dengan DKRTH menjaga lingkungan Surabaya supaya tetap bersih dan terbebas dari sampah.

"Kami ingin menciptakan Surabaya yang bersih dan terbebas dari sampah. Denda maksimal akan kami berikan bagi warga yang tetap membuang sampah sembarangan," imbuhnya.

Sedang  Yayuk Sri Wahyuni selaku Kasi Pembangunan Kecamatan  Sawahan menyatakan bahwa pihak DKRTH telah meyustisi dan menindak pelaku pembuangan sampah sembarangan di Pasar Pakis.

"Beberapa orang sudah ditangkap oleh DKRTH, tetapi tetap saja bandel membuang sampah di sana. Warga masih belum sadar akan kebersihan lingkungan," tandasnya. 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved