Berita Blitar

Panitia PLS Tingkat SMP Tak Libatkan Siswa, Ini Alasan Dindik Kota Blitar

Dindik Kota Blitar melarang tindakan kekerasan maupun perploncoan dalam kegiatan PLS bagi siswa baru di tingkat SMP

Panitia PLS Tingkat SMP Tak Libatkan Siswa, Ini Alasan Dindik Kota Blitar
surya/saktia dewi
Ilustrasi masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) siswa baru 

SURYA.co.id | BLITAR - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar melarang tindakan kekerasan maupun perploncoan dalam kegiatan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) bagi siswa baru di tingkat SMP. Dindik juga melarang sekolah melibatkan siswa dalam kepanitian kegiatan PLS.

"Kegiatan PLS dimulai Senin pekan depan. Aturannya tetap, kami melarang tindakan kekerasan dan perploncoan dalam kegiatan PLS," kata Sekretaris Dindik Kota Blitar, Dindin Alinurdin, Jumat (13/7/2018).

Dindin mengatakan kegiatan PLS diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18/2016. Dalam Permendikbud itu secara tegas melarang tindakan kekerasan maupun perploncoan dalam kegiatan PLS.

Selain itu, untuk kegiatan PLS tingkat SD dan SMP tidak boleh melibatkan siswa di dalam kepanitian. Panitia kegiatan PLS berasal dari guru.

"Insyaallah jumlah guru di tiap sekolah cukup untuk mendampingi siswa baru dalam kegiatan PLS," ujar Dindin.

Terpisah, Kepala Cabang Dindik Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Suhartono, menambahkan kegiatan PLS di tingkat SMA dan SMK juga dimulai Senin pekan depan.

Kegiatan PLS di tingkat SMA dan SMK berlangsung selama lima hari. Dinas juga melarang tindakan kekerasan dan perploncoan dalam kegiatan PLS di tingkat SMA dan SMK.

Kegiatan PLS lebih banyak diisi dengan materi seputar persiapan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Tidak boleh ada perploncoan dalam kegiatan PLS di tingkat SMA dan SMK," imbuh Suhartono.

Tetapi, kata Suhartono, untuk kepanitian dalam kegiatan PLS di tingkat SMA dan SMK masih melibatkan siswa. Hanya saja, guru tetap mendampingi dan mengawasi kegiatan PLS, termasuk menjadi narasumber.

"Untuk tingkat SMA, panitianya gabungan dari siswa dan guru. Guru akan mendampingi terus selama proses kegiatan. Jangan sampai ada tindakan kekerasan dan perploncoan dalam kegiatan PLS," kata Suhartono.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help