Citizen Reporter

Pakai Games Ini supaya Tertib di Jalan

Games berbasis aplikasi desktop/komputer dapat dimainkan di dalam kelas. Itu lebih murah daripada membangun taman lalu lintas secara nyata.

Pakai Games Ini supaya Tertib di Jalan
ist

Kurikulum 2013 sudah mulai diimplementasikan di beberapa SD. Salah satu pembelajaran baru di dalam kurikulum itu adalah pembelajaran lalu lintas di SD yang masuk ke dalam mata pelajaran PPKn.

Itu membutuhkan multimedia pembelajaran interaktif agar pembelajaran berlangsung menarik dan menyenangkan. Bertempat di Gedung D1 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), tiga mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil membuat dan mengembangkan game pembelajaran lalu lintas, Jumat (22/6/2018).

Smart Traffic Sign Games adalah nama dari game karya tiga yang tergabung dalam Edutech Team. Mereka membuat game karena prihatin dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia.

Meskipun angka kecelakaan pada 2018 lebih rendah daripada tahun sebelumnya, namun dalam Forum Polantas ASEAN Tahun 2017 disebutkan, Indonesia masih berada pada urutan atas di ASEAN dengan angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi.

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas menunjukkan etika dan budaya berlalu lintas masyarakat Indonesia yang masih rendah. Menurunnya kesadaran untuk tertib dan aman dalam berlalu lintas serta minimnya edukasi sejak dini di sekolah-sekolah, menginspirasi Anton Agus Setiawan dan Ahmad Nur Yasin dari Jurusan Teknologi Pendidikan dan Andisa Talenta Oktaviani dari Jurusan Pendidikan Teknik Informatika untuk membuat games pembelajaran lalu lintas.

Tim Smart Traffic Sign Games lolos pendanaan dari Kemenristekdikti di ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa dan sekarang sedang berjuang untuk lolos di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-31 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta, Agustus 2018. Memanfaatkan teknologi interactive surface, Smart Traffic Sign Games menawarkan keunikan, yaitu dengan interaktivitas dan kemudahan dalam bermain.

Melalui Smart Traffic Sign Games yang berbasis aplikasi desktop/komputer, sekarang orang tidak lagi membutuhkan lahan yang luas, karena hal itu dapat dimainkan di dalam kelas. Selain itu, games ini lebih murah daripada harus membangun taman lalu lintas secara nyata di luar ruangan.

Konsep pengembangan taman lalu lintas pada interactive surface mengubah permukaan lantai kelas menjadi interaktif /layar sentuh dengan membuat lingkungan lalu lintas virtual yang diproyeksikan melalui proyektor ke permukaan lantai. Pemanfaatannya tidak harus selalu diproyeksikan secara vertikal/pada papan tulis, tetapi juga dapat diproyeksikan secara horizontal maupun diagonal bergantung pada kebutuhan pengguna.

Mobil mainan dipasangi sensor sehingga ketika digerakkan sesuai desain games, maka akan muncul beberapa perintah/peringatan/larangan mengenal rambu-rambu lalu lintas. Ketika siswa menjalankan mobil mainan dan mendekati salah satu rambu lalu lintas, maka akan muncul audio yang menjelaskan fungsi dan maksud dari rambu-rambu lalu lintas itu. Jika mobil mainan menyalahi aturan rambu lalu lintas, maka akan ada audio yang menjelaskan mengenai peringatan dan larangannya.

Smart Traffic Sign Games juga dilengkapi dengan teknologi augmented reality yang terletak pada Guide Book untuk menambah interaktivitas dan daya tarik dengan menyinergikan dunia riil dengan dunia digital.Tertib berlalu lintas merupakan bentuk nilai sosial. Proses perkembangan nilai seseorang yang paling tinggi adalah terbentuknya sebuah karakter.

Diharapkan etika dan kesadaran untuk tertib berlalu lintas sejak dini tercipta. Yang terpenting adalah menciptakan karakter tertib berlalu lintas sejak dini sehingga kelak sampai dewasa ia akan tetap tertib meskipun tidak ada polisi.

Anton Agus Setiawan
Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Malang
antonsetiawan3@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help