Ibadah Haji 2018

Kisah Abah Iskak, Pembuat Roda Koper Haji Asal Mojokerto, Terbersit Ide saat Pergi ke Tanah Suci

Kisah Abah Iskak, pembuat roda koper haji asal Mojokerto, terinspirasi dari pengalamannya pergi ke tanah suci.

Kisah Abah Iskak, Pembuat Roda Koper Haji Asal Mojokerto, Terbersit Ide saat Pergi ke Tanah Suci
surya/mohammad romadoni
Abah Iskak ketika mengecek satu-persatu koper haji yang telah dipasang roda tambahan. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Di usia senja Iskak (76) tidak mau hanya diam berpangku tangan menikmati masa pensiun sebagai mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan Kota Mojokerto tahun 2001.

Di masa pensiunnya itu, dia masih menyempatkan diri menekuni usahanya sebagai perajin pembuatan roda tambahan untuk koper bawaan milik Calon Jemaah Haji (CJH) di rumah sederhananya, Jalan Suratan Gang Koper Haji Nomor 22A, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Usaha jasa modifikasi pemasangan roda koper haji yang telah dirintisnya selama lebih dari 16 tahun itu bukan semata-mata demi meraup keuntungan, namun untuk membantu CJH yang akan bersiap menuju ke tanah suci.

Abah Iskak ketika mengecek satu-persatu koper haji yang telah dipasang roda tambahan.
Abah Iskak ketika mengecek satu-persatu koper haji yang telah dipasang roda tambahan. (surya/mohammad romadoni)

Harga pemasangan roda untuk setiap koper plus pemasangan foto milik CJH cukup terjangkau yakni sekitar Rp 170 ribu.

Dari harga tersebut dia hanya memperoleh keuntungan bersih senilai Rp 15.000.

Abah Iskak sapaan pria ini mengatakan usaha pemasangan roda koper haji ini khusus untuk menolong atau membantu CJH agar mempermudah membawa barang bawaannya dari tanah air dan setibanya di Arab Saudi.

Abah Iskak ketika mengecek satu-persatu koper haji yang telah dipasang roda tambahan.
Abah Iskak ketika mengecek satu-persatu koper haji yang telah dipasang roda tambahan. (surya/mohammad romadoni)

Karena itulah, pemasangan roda tambahan pada koper CJH ini tujuannya untuk mengantisipasi kerusakan pada roda aslinya.

"Dari dulu biaya pemasangan roda ini tidak mahal dan saya sangat ikhlas. Karena saya mengerti menolong orang yang hendak pergi haji (CJH) bukan malah diberatkan. Sejatinya hanya ingin memudahkan para CJH agar ibadah hajinya lancar dan semoga menjadi haji Mabrur," ungkapnya, Kamis (12/7/2018).

Menurut dia, rata-rata berat kosong koper haji sekitar 3 kilogram.

Abah Iskak ketika mengecek satu-persatu koper haji yang telah dipasang roda tambahan.
Abah Iskak ketika mengecek satu-persatu koper haji yang telah dipasang roda tambahan. (surya/mohammad romadoni)

Namun jika terisi barang maka bisa muat hingga 30 kilogram.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help