Home »

Techno

» News

Berita Teknologi

VIDEO - Sinar-X 3D Berwarna Pertama di Dunia, Gambar Dalam Tubuh Manusia Tampak Jelas Seperti Ini

Hasil yang didapatkan sungguh fantastis, gambar hasil pemindaian sangat jelas dari dalam tubuh manusia

SURYA.co.id - Para ilmuwan telah berhasil menciptakan sinar-X 3D berwarna pertama di dunia, hasil yang didapatkan sungguh fantastis. Gambar hasil pemindaian sangat jelas dari dalam tubuh manusia.

Seperti dikutip dari Mailonline, para peneliti berharap dengan sinar-X 3D ini akan meningkatkan akurasi ketika mendiagnosis penyakit.

"Resolusi tinggi, gambar yang sangat handal dari pemindai membuatnya ideal untuk penggunaan medis", jelas para peneliti.

CERN, perusahaan di Selandia Baru itu yang mengembangkan pemindai bioimaging yang dapat menghasilkan gambar penuh warna tersebut.

Pihak dari CERN Aurélie Pezous mengatakan, "Sungguh memuaskan untuk melihat hasil pekerjaan kami yang bisa dimanfaatkan untuk pasien di seluruh dunia".

Seorang penulis Profesor Phil Butler dari University of Canterbury Selandia Baru mengatakan, sinar-X 3D ini mampu mendapatkan gambar yang tidak dapat diperoleh oleh alat pencitraan lain.

Dia menambahkan, ketika digunakan untuk menganalisis kanker, serta kesehatan tulang dan sendi, hasil diagnosis akan lebih akurat untuk personalisasi pengobatan.

Sinar-X 3D berwarna ini memungkinkan dokter untuk mengidentifikasi penanda penyakit, seperti peningkatan kadar lemak dan kalsium, ujar para ilmuwan.

Sementara itu, Professor Giovanni Mandarano, seorang ahli dalam pencitraan medis di Deakin University menjelaskan, Sinar-X sebenarnya foton, atau paket kecil energi (disebut sebagai radiasi pengion) dan membentuk bagian dari spektrum elektromagnetik (seperti halnya tampilan cahaya, gelombang mikro dan gelombang radio).

Ketika berkas sinar-X melewati jaringan manusia, foton sinar-X ini dapat diserap dan dibelokkan oleh struktur jaringan padat seperti tulang dan mungkin tidak keluar dari tubuh.

Foton sinar-X lain mungkin menemukan jaringan yang kurang padat (seperti otot) dan mampu melewati ini cukup mudah dan keluar dari tubuh.

Foton sinar-X yang keluar kemudian mencapai reseptor atau detektor pencitraan digital di mana mereka menyediakan pola kepadatan jaringan untuk reseptor digital untuk mengkonversi ke dalam gambar sinar-X (atau radiografi) yang kita kenal.

Jaringan padat seperti tulang yang telah dilemahkan sinar, sinar-X tampak padat atau putih, jaringan yang kurang padat seperti paru-paru yang dipenuhi udara tampak kurang padat atau gelap, yang kita amati dengan 'rontgen'.

Jaringan lain di tubuh manusia memiliki kepadatan antara dua ekstrem ini dan muncul pada gambar sinar-X sebagai warna abu-abu yang berbeda.

Penulis: Cak Sur
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help