Liga 1

Takluk 2-0 dari Persela Lamongan, begini Alasan Pelatih Borneo FC Dejan Antonic

Borneo FC harus mengakui keunggulan Persela Lamongan dengan skor akhir 2-0 di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu malam (11/7/2018).

Takluk 2-0 dari Persela Lamongan, begini Alasan Pelatih Borneo FC Dejan Antonic
Surya.co.di/khairul amin
Dejan Antoci (kiri) saat jumpa pers usai laga di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu malam (11/7/2018).  

SURYA.co.id I LAMONGAN – Borneo FC harus mengakui keunggulan Persela Lamongan dengan skor akhir 2-0 pada lanjutan pertandingan pekan ke-15 Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu malam (11/7/2018).

Dua gol kemenangan Persela di cetak oleh Loris Arnaud menit 21, dan gol bunuh diri dari Edy Gunawan di menit 47.

Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic mengaku kecewa dengan kekalahan timnya, lebih kecewa lagi karena kekalahan itu bersumber dari kesalahan-kesalahan pemainnya sendiri.

“Pertama saya kecewa sekali, karena pertama kita kalah hari ini, tapi lagi ya, kita tidak kalah dari lawan, kita kalah sendiri,” terangnya usai laga.

Ditambahkan, pelatih asal Serbia itu menilai, banyak pemainnya melakukan kesalahan sendiri, bahkan dua gol yang terjadi murni karena kesalahan pemainnya.

 “Kita lihat proses dari dua gol, gol pertama kita salah sendiri, Aji mau dribling bola di zona 30 meter tapi hilang bola, terus terjadi gol. Gol kedua, gol bunuh diri sendiri.

Kita bunuh kita sendiri di sini. Saya kecewa karena kita kalah seperti ini,” tegas Dejan.

 Apalagi menurutnya, sebelum terjadinya gol itu, permainan cukup imbang, bahkan di 30 menit awal babak pertama, timnya juga memiliki banyak peluang berbahaya bagi lawan.

 “Tentu sebagai pelatih harus kecewa, karena dari 3 shoot yang pertama, menit 30. Persela dan kita sama-sama mendapatkan satu kesempatan, dan akhirnya kita bunuh diri kita sendiri dengan kesalahan sendiri,” terang mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

 Meskipun memang, Dejan mengakui dipertandingan itu Persela main lebih bagus dan agresif, sehingga timnya selalu ditekan. Namun dirinya mengaku bahwa timnya saat ini memang dalam tahap memperbaiki setelah dia baru dipercaya menangani tim ini beberapa waktu yang lalu.

 “Persela mau lebih, dan jauh lebih agresif dari kita. Tapi hari ini Borneo di satu proses sekarang, masih kita butuh banyak pemain untuk rotasi-rotasi, tapi saya minta maaf cuma ada mungkin 15 pemain untuk rotasi, itu tidak cukup karena sekarang ada banyak pertandingan, dimana hanya ada 3-4 hari satu pertandingan, ini cukup berat untuk anak-anak,” ungkap Dejan Antonic.

 Dejan berharap para pemain lekas melupakan kekalahan itu dan segera fokus di pertandingan selanjutnya.

 “Tapi ini sudah selesai, kita harus fokus dipertandingan selanjutnya melawan Barito dan PS TNI dan putaran pertama kita selesai, semoga kita bisa dapat posisi paling tertinggi, karena tim ini diproses dan butuh waktu bikin tim yang ini, dan pelan-pelan kita terus perbaiki,” terangnya.

 Kekalahan Borneo karena kesalahan sendiri juga diakui oleh salah satu gelandang lincah tim berjuluk Pesut Etam itu, Abrizal Umanailo.

 “Kita aplus untuk Persela yang menang dipertandingan ini, kita akui kita kalah di sini, kalah karena kesalahan sendiri, tapi mudah-mudahan ini menjadi bahan koreksi kita untuk kedepan di pertandingan selanjutnya untuk kita bisa lebih baik dari kesalahan, semoga dipertandingan selanjutnya kita meraih kemenangan,” pungkas mantan pemain Persija tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved