Berita Gresik

PPDB Kabupaten Gresik, Sekolah Negeri Dilarang Memungut Apapun Kepada Wali Murid

"Permintaan sumbangan sekolah kepada wali murid itu tidak boleh ditentukan nilainya, tidak boleh ditentukan batas waktunya."

PPDB Kabupaten Gresik, Sekolah Negeri Dilarang Memungut Apapun Kepada Wali Murid
Surya.co.id/sugiyono
PENGUMUMAN - Wali murid melihat pengumuman penerimaan siswa baru secara manual di SMP Negeri 2 Kebomas, Kamis (12/7/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik, meminta pihak sekolah menengah pertama (SMP) Negeri dan Sekolah Dasar (SD) Negeri tidak memanfaatkan tahapan penerimaan siswa baru untuk melakukan pungutan.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda, Kamis (12/7/2018).

Meurut dia bahwa sesuai peraturan Menteri Pendidikan Tahun 2016, sekolah dilarang meminta sumbangan kepada wali murid untuk sarana prasarana dan pembangunan gedung sekolah.

"Permintaan sumbangan sekolah kepada wali murid itu tidak boleh ditentukan nilainya, tidak boleh ditentukan batas waktunya dan tidak boleh mengikat atau mewajibkan," kata Khoirul Huda anggota DPRD Gresik dari Fraksi PPP, Kamis (12/7/2018).

Wakil rakyat dari Desa Suci Kecamatan Manyar ini menambahkan bahwa sekolah betul-betul dilarang meminta bantuan kepada wali murid untuk meminta bantuan pembangunan dan menambah sarana prasarana.

"Wali murid bisa memberikan bantuan pembangunan dan sarana prasarana melalui komite sekolah. Tapi, tidak boleh ditentukan besarnya sumbangan, tidak mengikat dan tidak boleh ada batasan waktu," imbuhnya.

Oleh karena itu, Huda meminta kepada wali murid jika ada tarikan iuran bisa mengadu kepada DPRD Gresik dan ombusmen. "Jika ada tarikan atau iuran yang memberangkatkan wali murid bisa melapor ke DPRD atau ke ombusmen," katanya.

Lebih lanjut, Huda juga mengatakan tentang seragam gratis untuk siswa SMP dan SD sederajat se Kabupaten Gresik juga harus segera disiapkan untuk dipakai sekolah. Sebab untuk sekolah negeri harus diberikan berupa kain. Sedangkan yang sekolah swasta sudah dititipkan melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

"Kami minta Agustus sudah dibagikan ke murid sehingga bisa segera dipakai," imbuhnya.

Kepala bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Nur Maslichah mengatakan bahwa untuk kebutuhan perlengkapan siswa ada di Kasi sarana prasarana (Sarpras).

"Di sini hanya bagian kurikulum. Untuk sarpras ada di kasinya langsung," kata Nur Maslichah yang akrab disapa Bu Ica. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help