Sosok

Potret Lulusan Terbaik Unair 2018 Dyah Ayu Larasati yang Pandai Atur Skala Prioritas

Menentukan prioritas apa yang hendak dikerjakan karena semua hal tidak dapat dilakukan secara bersamaan.

Potret Lulusan Terbaik Unair 2018 Dyah Ayu Larasati yang Pandai Atur Skala Prioritas
istimewa
Dyah Ayu Larasati 

SURYA.co.id | SURABAYA - Predikat sebagai  wisudawan terbaik Universitas Airlangga (Unair) merupakan hal yang tak teduga bagi mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB),  Dyah Ayu Larasati. Apalagi, dalam memenuhi studi S1, ia meneliti terkait audit, yaitu pengaruh managerial overconfidence terhadap audit fee.

Topik ini menelaah tindakan overconfidence yang dimiliki jajaran eksekutif di perusahaan yang ternyata mempengaruhi risiko perusahaan. Selain itu, juga meningkatkan audit fee yang harus perusahaan bayarkan ke firma akuntan publik.

"Selama melakukan penelitian, saya mengalami berbagai kendala. Mulai dari pencarian topik skripsi, pengumpulan data dengan jumlah hampir ribuan, hingga studi dari berbagai literatur," urai gadis yang berhasil lulus program studi Akuntansi dengan IPK 3.96.

Ia mengungkapkan sempat tidak menyangka karena sejujurnya masih banyak teman-teman yang jauh lebih baik darinya. 

Perempuan kelahiran Gresik 29 Oktober 1997 ini mengungkapkan memperoleh materi dan merangkainya ke dalam sajian yang informatif menjadi tantangan tersendiri.

Tak hanya itu, selama studi di Unair, Laras terlibat aktif dalam penelitian dosen. Ia tergabung dalam Pusat Data dan Riset FEB Unair.

"Saya rutin membantu penelitian dosen atau menyediakan data-data ekonomi yang diperlukan. Bahkan, juga terlibat langsung dalam penulisan paper penelitian bersama dosen akuntansi," lanjutnya.

Meski disibukkan dengan penelitian, kegiatan organisasi, lomba, maupun kegiatan beasiswa, Laras memiliki cara tersendiri agar semua terselesaikan.

Yakni dengan mengatur skala prioritas. Ia menentukan prioritas apa yang hendak dikerjakan karena semua hal tidak dapat dilakukan secara bersamaan.

Ke depan, Laras akan melanjutkan studi jenjang magister dan berkarir di BUMN atau multinasional company.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved