Berita Bisnis

Pabrik Ethanol di Lawang Ini Sabet Juara Dua Indonesia Green Companies 2018

Berbagai upaya termasuk pemanfaatan limbah sisa produksi juga terus diinovasikan guna mencapai zero waste atau nol limbah.

Pabrik Ethanol di Lawang Ini Sabet Juara Dua Indonesia Green Companies 2018
surya/istimewa
Arief Goenadibrata, President Direktur dan CEO MRI. 

SURYA.co.id | MALANG - PT Molindo Raya Industrial (MRI), perusahaan ethanol berbahan limbah pabrik gula, molasses, yang berada di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menguatkan komitmennya untuk menjadi perusahaan yang ramah lingkungan.

Berbagai upaya termasuk pemanfaatan limbah sisa produksi juga terus diinovasikan guna mencapai zero waste atau nol limbah.

Hasilnya, MRI mendapatkan penghargaan dari Majalah Swa sebagai industri terbaik nomer dua dalam ajang Indonesia Green Company Award 2018.

Arief Goenadibrata, Direktur Utama MRI, mengatakan, penghargaan itu merupakan apresiasi hasil dari komitmen pimpinan MRI.

"Penilaian dari Majalah SWA meliputi komitmen pimpinan, pelaksanaan, program berkelanjutan, dan hasil atau dampak konkret, kelebihan konsep ramah lingkungan MRI. Yaitu memproduksi ethanol dari limbah pabrik gula. Lalu juga mengolah limbah menjadi pupuk kalium organik yang kemudian kembali digunakan di lahan tebu," jelas Arief Gunawan, Kamis (12/7/2018).

MRI merupakan produsen ethanol yang menguasai 53 persen pasar domestik.

Perusahaan berusia 53 tahun itu juga berkomitmen untuk menjadi green manufacturer.

"Di satu sisi kami tingkatkan efisiensi material dan energi pada proses produksi. Di sisi lain kami juga mengupayakan untuk meminimalkan kerusakan lingkungan mendekati titik nol," jelas Arief.

Dalam hal pengelolaan limbah, MRI juga cukup serius.

Tahun 2009 lalu, perusahaan yang kini menghasilkan ethanol 80 juta liter per tahun itu membuat green house seluas tiga hektar.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help