Berita Sidoarjo

Mobil Sedang Bermasalah, Layanan SIM Keliling Polresta Sidoarjo Dihentikan Sementara

Layanan ini dihentikan sementara lantaran mobil SIM keliling sedang mengalami masalah dan butuh perbaikan.

Mobil Sedang Bermasalah, Layanan SIM Keliling Polresta Sidoarjo Dihentikan Sementara
surya/m taufik
Warga sedang mengurus SIM di mobil SIM Keliling Polresta Sidoarjo. Layanan ini akan dihentikan sementara lantaran mobil SIM Keliling sedang bermasalah dan sedang diajukan pengadaan mobil baru ke Polda Jatim. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Layanan SIM Keliling Satlantas Polresta Sidoarjo bakal berhenti beroperasi selama beberapa waktu ke depan, dan belum bisa dipastikan kapan layanan tersebut kembali dibuka.

Layanan ini dihentikan sementara lantaran mobil SIM keliling sedang mengalami masalah dan butuh perbaikan. Termasuk perbaikan mesin mobil dan beberapa perlengkapan lainnya.

"Besok, Jumat (13/7/2018) mobil SIM keliling bakal kami masukkan ke bengkel. Ada kendala mesin dan beberapa perlengkapannya yang harus diperbaiki," Iptu Arpan, Kanit Regident Polresta Sidoarjo, Kamis (12/7/2018).

Dalam perbaikan tersebut, pihaknya juga harus mengajukan anggaran perbaikan ke pimpinan, sehingga belum bisa dipastikan kapan mobil SIM keliling bisa kembali beroperasi normal.

Di sisi lain, pihaknya juga sedang mengajukan pengadaan mobil SIM keliling baru ke Ditlantas Polda Jatim untuk memaksimalkan layanan SIM keliling di Sidoarjo.

"Kami juga menunggu kabar dari Polda Jatim terkait pengajuan itu. Termasuk kabar tentang mobil SIM keliling yang ada di Sidoarjo ini, apakah akan ditarik untuk diganti baru atau bagaimana," urainya.

Selama ini, SIM Keliling menjadi salah satu layanan yang banyak diminati masyarakat untuk memudahkan proses perpanjangan SIM A dan SIM C. Setiap hari, rata-rata mobil SIM keliling biasa melayani 60-100 pemohon.

"Selama SIM keliling tidak beroperasi, untuk sementara masyarakat bisa memanfaatkan layanan SIM Corner di Suncity Mal dan di Transmart. Atau bisa langsung ke Satpas di Polresta Sidoarjo," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Arpan juga menyampaikan beberapa penjelasan terkait sejumlah keluhan masyarakat yang sedang banyak dibicarakan di media sosial, khususnya tentang layanan SIM Keliling.

Yakni tentang adanya layanan laminating yang dipatok tarif Rp 10.000 dan jasa penulisan kelengkapan administrasi Rp 15.000. Jasa itu beroperasi di sekitar mobil SIM Keliling.

"Itu bukan dari kami. Mobil SIM keliling hanya melayani perpanjangan SIM. Sebagaimana aturan, biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 75.000 untuk SIM C, dan Rp 80.000 untuk SIM A," jawabnya.

Terkait laminating atau lainnya seperti yang sedang ramai diperbincangkan di sosial media itu, ditegaskannya tidak termasuk dalam layanan SIM Keliling.

"Itu pihak lain," tegasnya.

Menurutnya, pihak itu adalah orang yang menjual jasa untuk penulisan dan laminating. Warga yang tidak butuh, ya tidak perlu memakai jasa tersebut.

"Tapi kalau ada paksaan, terkait nomor antrean atau penggunaan jasa-jasa itu, silakan lapor. Pasti kami tindak lanjuti," pungkasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help