Advertorial

TNI Manunggal Membangun Desa, Wujud Nyata Bangun Desa Terisolir di Lumajang

Program ini berupa akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan

TNI Manunggal Membangun Desa, Wujud Nyata Bangun Desa Terisolir di Lumajang
surya/istimewa
Bupati Lumajang As'at Malik tinjau perombakan rumah tidak layak huni pada program TMMD 2018. 

"Bersama tiga pilar, masyarakat, TNI dan Polri, tujuan dari TMMD ini adalah pembangunan daerah tertinggal, Kami pilih Pasrujambe khususnya Dusun Jabon dan Tulungsari karena masuk kriteria, di mana mencari suatu desa yang membutuhkan pembangunan. Fokus pada kegiatan ini adalah untuk percepatan pembangunan rumah tidak layak huni terdapat 10 rumah tidak layak huni di dua Dusun, pembangunan jalan dan jembatan, serta rumah ibadah, kita lakukan bersama-bersama demi kesejahteraan masyarakat," terang Dandim 0821 Lumajang Letkol Czi Agus Iskarman.

Sebelumnya, untuk menempuh Dusun Tulungrejo dari Dusun Jabon harus menempuh jalan memutar dan menanjak dengan jarak sekitar 3 km.

Namun dengan dibangunnya jalan penghubung sebagai bagian program kerja TMMD ini, jarak tempuh dapat dipersingkat yakni sekitar 700 m.

"Soal jalan dahulu jalan di sini berbatu dan makadam sempit juga, akhirnya kali ini kita buat jalan penghubung disertai jembatan dengan jarak tempuh 700 meter, jadi kita pangkas dari sebelumnya kalau menuju Tulungrejo harus memutar dan naik jalannya dengan jarak tempuh sekitar 3 km, harapannya ini dapat mendongkrak dan meningkatkan serta mempermudah mobilitas warga setempat," tambah Agus Iskarman.

Target penyelesaian dari pembangunan dalam program TMMD ini ditargetkan selesai seminggu sebelum penutupan TMMD yang akan dilaksanakan pada 8 Agustus 2018.

"Untuk target penyelesaiannya yakni pada h-seminggu sebelum penutupan, semoga selesai sesuai target, kita sudah kerahkan pasukan dalam hal ini, bersama rakyat kita selesaikan bersama," ujar Dandin 0821 Lumajang.

Sementara itu, Bupati Lumajang As'at Malik berharap program TMMD ini adalah awal yang baik bagi masyarakat dan TNI untuk bersinergi, serta sebuah gerakan positif untuk membangun daerah yang masih terisolir.

"Saya apresiasi positif TMMD ini, sebuah awal yang baik sinergi antara masyarakat dan TNI, kebetulan di sini sangat membutuhkan apalagi soal jalan, jadi kita cari yang sesuai kebutuhan di daerah atau di lapangan," ungkapnya.

Sardjito, salah satu warga yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah mengaku bersyukur dan bahagia rumahnya diperbaiki.

Ia mengaku sudah 20 tahun hidup di rumah berdinding bambu (gedek) alias tidak layak.

Halaman
123
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved