Pileg 2019

Sepi, Hingga Hari ke-8 Belum Ada Caleg Daftar di KPU Lamongan

Sampai hari ke-8 pendaftaran bakal calon legislatif (caleg), KPU Lamongan masih sepi.

Sepi, Hingga Hari ke-8 Belum Ada Caleg Daftar di KPU Lamongan
surya/hanif manshuri
Kantor KPU Lamongan jalan Basuki Rahmat. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Sampai hari ke-8 pendaftaran bakal calon legislatif (caleg), KPU Lamongan masih sepi. Bahkan sampai saat ini, belum ada satupun orang partai yang mendaftar.

KPU Lamongan telah membuka pendaftaran bakal Caleg DPRD Lamongan untuk Pemilu 2019, sejak Rabu (4/7/2018). Meski belum ada yang mendaftar, masih ada waktu hingga Selasa (17/7/2018) mendatang.

KPU berharap, waktu tersisa tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh partai politik untuk mendaftarkan kader-kadernya sebagai calon perwakilan rakyat yang akan menduduki kursi legislatif.

Komisioner KPU Lamongan Devisi Teknis, Nur Salam, Rabu(9/7/2018), mengaku belum tahu pasti mengapa para calon wakil rakyat belum mendaftarkan diri sampai hari ke delapan ini.

Ia berharap jangan sampai mendaftar pada hari- hari menjelang akhir. Akan ada kerugian bagi caleg kalau ada persyaratan yang kurang pada hari akhir pendaftaran.

Diungkapkan, Pemilu 2019 ini, setiap partai politik (parpol) hanya diperbolehkan mendaftarkan sebanyak 10 Caleg setiap Daerah Pemilihan (Dapil) -nya. Peraturan ini berdasarkan jumlah kursi di masing-masing dapil berjumlah 10.

Nah, untuk proses pendaftaran bakal Caleg ini, para pendaftar bisa melakukan secara online dan ofline. Parpol bisa menggunakan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) untuk mengentri dan mengupload seluruh dokumen caleg yang didaftarkan.

Kemudian partai politik juga bisa melakukan pendaftaran ke kantor KPU, sekaligus untuk menyerahkan hard copy dokumen yang telah diupload tersebut.

Setelah proses pendaftaran selesai, KPU Lamongan akan melakukan verifikasi administrasi pada Kamis (19/7/2018) hingga Sabtu (21/7/2018).

"Hasilnya verifikAi akan disampaikan kepada setiap partai politik," ungkapnya.

Bagi yang masih memiliki kekurangan persyaratan, diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan mulai tanggal 22 Juli sampai 31 Juli.

Sebelum mendaftar, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi untuk dapat menjadi Caleg, di antaranya persyaratan normatif yakni, memiliki usia minimal 21 tahun, beijazah SMA sederajat, menjadi anggota partai politik dibuktikan dengan kartu anggota, surat keterangan pengadilan bahwa tidak pernah dipidana dengan hukuman 5 tahun atau lebih.

Dan yang dipedomani bakal Caleg yaitu harus memenuhi syarat pendaftaran yang ditetapkan KPU, yakni tidak pernah menjadi narapidana korupsi, sesuai PKPU 20 tajun 2018 Pasal 7, huruf H.

“Jelas, mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi haram mencalonkan," tegasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help