Berita Sidoarjo

Pria di Sidoarjo Jual Istri lewat Medsos plus Layanan Threesome, Polisi Periksa Kejiwaan Suaminya

Kasus penjualan istri yang dilakukan Sf, warga Desa Tambakkemerakan, Krian, Sidoarjo masih menjadi perhatian banyak kalangan.

Pria di Sidoarjo Jual Istri lewat Medsos plus Layanan Threesome, Polisi Periksa Kejiwaan Suaminya
surya/m taufik
Pria yang tega jual istrinya sendiri untuk melayani pria lain berhubungan badan bertiga alias threesome saat digelandang petugas PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kasus penjualan istri yang dilakukan Sf, warga Desa Tambakkemerakan, Krian, Sidoarjo masih menjadi perhatian banyak kalangan. Bagaimana tidak, pria 49 tahun itu juga menyediakan layanan threesome dalam menjual istrinya.

Penyidik PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo juga masih terus berupaya mengembangkan perkara ini. Utamanya menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain dalam bisnis haram tersebut.

Karena tersangka biasa menjual istri menggunakan media sosial, polisi pun berusaha menelusurinya melalui akun sosmed milik tersangka.

Utamanya terhadap akun-akun terkait yang berpotensi melakukan hal serupa.

"Kalau ketemu, langsung ditindak," tandas Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, Rabu (11/7/2018).

Sf diketahui sekitar setahun menjalankan bisnis esek-esek dengan menjual istrinya plus layanan threesome. Pemasarannya semua lewat grup-grup sosial media.

"Grup itu berisi orang dari berbagai daerah. Tapi sejauh ini tersangka diketahui baru melayani kawasan Sidoarjo dan Surabaya," lanjut Harris.

Jika sebelumnya terungkap biaya layanan itu Rp 500.000, belakangan diketahui bahwa biaya juga fleksibel. "Tergantung kesepakatan. Misalnya layanan di hotel, pelanggan yang harus membayar sewa hotelnya," imbuh dia.

Dalam pemeriksaan, Sf mengaku bisnis itu dilakoni atas dasar kesepakatan dengan istri. Alias sama-sama setuju, karena mereka butuh uang untuk membayar utang. 

Yang menjadi tanda tanya, layanan esek-esek itu tergolong aneh alias menyimpang. Sudah menjual istri sendiri, kemudian main bareng bersama konsumen alias threesome.

"Ya, dari penelusuran yang dilakukan ada dugaan mengarah ke sana. Bisa disebut prilakunya menyimpang," urai alumni Akpol 2005 tersebut.

Untuk memastikan itu, polisi juga berencana melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan tersangka. Dijadwalkan pemeriksaan itu dilakukan secepatnya.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan psikolog untuk melakukan pemeriksaan ini. Karena indikasinya mengarah bahwa tersangka memiliki kelainan seksual.

Dalam penelusurannya ini, polisi juga sempat memeriksa istri Sf berinisial AN dan tamu yang diamankan saat penggerebekan di rumah tersangka. Ya terkahir Sf dan istri melayani tamu di kamar rumahnya.

Namun AN dan tamunya dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan. Hanya Sf yang ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam penjara. Dia dijerat tiga pasal, yakni pasal 2 UU Nomor 21 tahun 2017 tentang TPPO, pasal 296 KUHP, dan pasal 506 KUHP.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved