Berita Surabaya

16 Tahun Pasca Bom Bali, Wayan Leniasih masih Trauma, Berharap Pemerintah Peduli Nasib Keluarganya

Duka mendalam Wayan Leniasih (40) asal Bali belum juga sembuh atas tragedi bom Bali telah berlalu 16 tahun lalu

16 Tahun Pasca Bom Bali, Wayan Leniasih masih Trauma, Berharap Pemerintah Peduli Nasib Keluarganya
SURYAOnline/Pipit Maulidiya
Wayan Leniasih saat diwawancara. 

Lina berharap pemerintah mau memperhatikan nasib malang korban Bom Bali. Hingga saat ini Lina bingung mengurus Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat untuk dia dan dua anaknya. Alasannya, Lina tak bisa mendapatkan dua kartu sakti itu karena tidak terdaftar sebagai warga miskin.

"Saya memang punya rumah, tapi itu kan rumah warisan keluarga. Apa saya harus jual rumah dulu dan jatuh miskin supaya dapat kartu sehat dan kartu pintar? Hasil kerja sebagai guru TK perbulan Rp 300 tentu tidak cukup, apalagi anak saya nomor satu sangat ingin melanjutkan kuliah. Untuk sementara ini memang saya kehilangan kepercayaan dengan pemerintah," katanya sedih.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved