Pemkot Surabaya

Reaksi Warga Surabaya Dapat Lee Kuan Yew Award: Layanan Publik Nyaman, Infrastruktur Perlu Perhatian

Penghargaan Lee Kuan Yew Award World City Prize yang didapatkan Kota Surabaya ditanggapi beragam warga Kota Surabaya.

Reaksi Warga Surabaya Dapat Lee Kuan Yew Award: Layanan Publik Nyaman, Infrastruktur Perlu Perhatian
ist
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat mendampingi para juri Lee Kuan Yew Award yang berkunjung ke Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Penghargaan Lee Kuan Yew Award World City Prize yang didapatkan Kota Surabaya ditanggapi beragam warga Kota Surabaya. Sebagian besae warga Kota Pahlawan ikut merasa bangga dan layak dengan penghargaan yang didapatkan, namun sebagian juga yang menilai Kota Surabaya masih membutuhkan banyak perbaikan.

Salah satunya sebagaimana disampaikan oeh Martitin Rinty, warga Kalianak Timur RT 11 RW 5. Menurut dia layanan kesehatan dan pendidikan begitu besar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Kreativitas dan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan dan kesehatan diakui membuat nyaman warrga Surabaya.

"Sistem penerimaan siswa baru sudah online, pendidikan juga gratis untuk SD sampai SMP tentu ini membuat Surabaya sangat nyaman untuk tinggal di sini. Semua terfasilitasi dan mudah," kata Titin, Selasa (10/7/2018).

Begitu juga dengan layanan kesehatan. Puskesmas yang sudah merata bahkan di kecamatan pinggiran tidak membuat warga bingung untuk berobat. Bahkan secara online antri di puskesmas saja bisa dipantau dari rumah.

Belum lagi layanan 112 command center. Kejadian apa saja bisa dilaporkan. Seolah warganya tidak berjarak dan selalu dekat dengan pemerintah dan yang berwenang. Baik polisi, ambulans, bahkan pemadam kebakaran.

"Tapi dari segi infrastruktur kami yang di pinggiran tidak bisa merasakan hal yang sama seperti yang di kota. Sering kami mendengar jalan rusak tidak bisa diperbaiki karena itu wewenangnya bukan kota, tapi faktanya kan di Surabaya, warga Surabya butuh layanan infrastruktur yang baik," ucapnya.

Pelebaran pedistrian di pinggiran belum banyak yang merasakan. Jalanan yang teduh dan hijau jiga belum banyak dirasakan di kawasan Surabaya utara.

Ia berharap ke depan pembangunan Kota Surabay yang berkelanjutan juga bisa menjangkau masyarakat di pinggiran Surabaya.

Hal senada juga disampaikan oleh warga Kembang Kuning, Abdi Waluyo. Ia mengatakan, sebagai warga kota Surabaya bagian barat, ia benar merasakan bahwa Kota Surabaya sngat memanjakan dan memnuat nyamab penduduknya.

"Di kota lain bisa jadi tidak banyak ada taman. Bagi saya, orang tua, hiburan murah di taman sangat membantu kami. Ada taman-taman edukasi, dan juga perpusatakaan kota. Bagi saya ini fasilitas istimewa yng diberikan untuk anak-anak," kata Abdi.

Ia pribadi mengapresiasi bagaimana Pemkot Surabaya memberikan perhatian di bidang pendidikan. Sehingga menurutnya layak jika banyak penghargaan kelas internasional yng didapatkan Surabaya.

"Saya rasa layak. Dan yang pasti dibandingkan kota besar lain seperti jakarta biaya hidup di Surabaya itu murah," katanya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved