Persebaya Surabaya

Potret Komunitas Bonek Brutal, Fans Persebaya yang Sudah Total Berumah Tangga

Menurutnya dengan bersama keluarga mendukung Persebaya, akan terbentuk rasa aman dan nyaman untuk wanita dan anak-anak khususnya.

Potret Komunitas Bonek Brutal, Fans Persebaya yang Sudah Total Berumah Tangga
istimewa
Komunitas Brutal saat berkumpul. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Banyak komunitas yang ada di Persebaya. Salah satunya komunitas Bonek Brutal. Apabila melihat secara nama, memang terkesan sangat menakutkan, karena brutal identik dengan anarkis dan juga kekerasan.

Namun apabila melihat dan mempelajari lebih dalam serta dekat, Brutal ini merupakan singkatan dari Bonek Rumah Tangga Total, yang di dalamnya berisi para Bonek dan onita yang sudah berkeluarga.

"Tujuan awal Brutal terbentuk adalah untuk menjalin silaturahmi antara para Bonek yang sudah berumah tangga. Saat ini anggota sudah ada lebih dari 30 keluarga. Jadi kami keluarga berangkat bareng ke stadion untuk dukung Persebaya. Sehingga anak dan istri kami tidak merasa sendirian di stadion," kata Roymond Kuhuwael salah satu anggota Brutal, Senin (9/7/2018).

Menurutnya dengan bersama keluarga mendukung Persebaya, akan terbentuk rasa aman dan nyaman untuk wanita dan anak-anak khususnya.

"Sehingga dengan sendirinya rasa aman itu terbentuk. Selain itu juga untuk memberikan generasi penerus untuk Persebaya. Kalau saya sendiri mengajak keluarga untuk memberikan wawasan kepada anak-anak saya tentang Persebaya sedari dini. Sehingga kecintaan pada Persebaya tidak pudar," jelasnya.

"Yang berikutnya adalah untuk memberikan wawasan kepada masyarakat luas bahwa Bonek itu tidak seburuk yang mereka kira. Buktinya saat ini sudah banyak keluarga masyarakat Surabaya yang wisatanya dan pikniknya ke stadion sambil memberikan support penuh untuk Persebaya," tambah Roymond.

Brutal sendiri terbentuk pada 17 Januari 2018, dengan diprakarsai empat orang pentolan Bonek yakni Ernest Stefanus Pietersz, Aris, Emen Gembels dan Edi Santoso.

"Spirit Brutal, walau kami sudah berkeluarga dan sibuk dengan pekerjaan kami, itu tidak menyurutkan kesetian dan dukungan kami ke Persebaya," terangnya.

Selain mendukung Persebaya saat main baik away maupun home, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan Brutal. Salah satunya arisan dengan berkeliling dari rumah anggota satu ke yang lain.

"Jadi kami ada kegiatan sosial santunan ke anak yatim melalui panti asuhan. Lalu ada kopdar dengan keluarga, itu biasanya sebulan sekali. Sekalian arisan. Untuk per bulan depan, kita kopdarnya dari rumah ke rumah," tutupnya

Penulis: Dya Ayu
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help