Persebaya Surabaya

Mantan BFC, Otavio Dutra Dipercaya Pelatih Ramu Strategi untuk Laga BFC Vs Persebaya

Pernah menjadi bagian dari BFC membuat Otavio Dutra tahu betul bagaimana BFC melakukan serangan hingga mencetak gol

Mantan BFC, Otavio Dutra Dipercaya Pelatih Ramu Strategi untuk Laga BFC Vs Persebaya
surya/habibur rohman
Otavio Dutra 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bek Persebaya Surabaya, Otavio Dutra,  membeberkan kekuatan dan gaya bermain Bhayangkara FC (BFC), calon lawan Persebaya pekan ke-15 Liga 1, Rabu (11/7/2018) mendatang.

Pernah menjadi bagian dari BFC membuat Otavio Dutra tahu betul bagaimana BFC melakukan serangan hingga mencetak gol. Untuk itu, Dutra menuturkan agar para pemain Persebaya waspada saat menghadapi BFC di Stadion PTIK.

Menurut pemain nomor punggung 5 itu, BFC memiliki pemain tengah yang sangat mumpuni. Di sana ada Lee Yu Jun, Paulo Sergio dan juga Wahyu Subo Seto. Peran para gelandang ini sangat membahayakan pemain lawan terutama bek.

"BFC biasa main menggunakan formasi 4-4-2. Mereka suka main dan menang di tengah karena mereka punya Lee Yu Jun, dia pemain bagus. Ada Paulo Sergio, Subo Seto dan Vendry Mofu," kata Otavio Dutra, Senin (9/7/2018).

"Mereka kuat di tengah karena lawan biasa pakai empat pemain di tengah. Jadi ada satu pemain lebih disitu untuk lepas dan mencetak gol," sambungnya.

Tak hanya itu, Dutra juga meminta khusus pada bek Persebaya, termasuk dirinya agar terus fokus dan menjaga pergerakan Paulo Sergio, best player Liga 1 2017 karena dinilai memiliki skill yang berpotensi merepotkan Bajul Ijo.

"Seperti kemarin saat BFC lawan Persipura, saya lihat Paulo Sergio dari belakang. Dia sering memberi suprize pada pemain belakang lawan. Jadi kami harus hati-hati," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi permainan BFC yang akan merepotkan Persebaya, Dutra percaya pada sang pelatih Alfredo Vera untuk meramu strategi.

"Dengan permainan BFC yang seperti itu, kami harus manfaatkan pemain sayap kami. Pasti coach sudah tahu kelebihan dan kelemahan mereka," tutupnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help