Berita Surabaya

Istri Kurir Narkoba Menangis saat Sidang, Ayuk Mengaku Dipaksa Serahkan KTP untuk Ambil 12 Kg Ganja 

Ayuk Shelsy Handayani hanya bisa tertunduk lesu saat menjalani sidang bersama suaminya, Wahyudi, dan temannya, Aminulloh, di PN Surabaya.

Istri Kurir Narkoba Menangis saat Sidang, Ayuk Mengaku Dipaksa Serahkan KTP untuk Ambil 12 Kg Ganja 
surya/sudharma adi
Tiga terdakwa terdiri dari suami istri dan seorang temannya disidang kasus kepemilikan 12 kg ganja di PN Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ayuk Shelsy Handayani hanya bisa tertunduk lesu saat menjalani sidang bersama suaminya, Wahyudi, dan temannya, Aminulloh, di PN Surabaya. Ketiganya didakwa atas kasus dugaan kepemilikan ganja 12 kilogram yang dikirim melalui jasa pos.  

Pada lanjutan sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Putu Parwati mendatangkan saksi dua anggota BNNP Jatim, Hari Pramono dan Edwin. Mereka memberi keterangan terkait proses penangkapan ketiga terdakwa itu.

Hari menyebutkan bahwa tim yang beranggotakan 10 orang menangkap Aminulloh pada 2 Maret 2018.

“Kami mendapatkan informasi dari warga dan menangkap terdakwa Aminulloh. Dia bertugas sebagai kurir yang hendak mengambil ganja diselundupkan ke kemasan kopi di kantor pos,” jelas Hari di hadapan majelis hakim yang diketuai R Anton, Selasa (10/7/2018).

Ketika dilakukan penggeledahan oleh anggota BNNP, dua kardus paket itu berisikan narkotika jenis ganja.

Pada kardus pertama berisi 10 bungkus kopi dan kardus kedua berisi 14 bungkus kopi, di mana tiap bungkus kopi tersebut berisi 24 bungkus ganja dengan berat masing-masing 5.010 gram, sehingga total keseluruhan 12.240 kg ganja.

Pada hari yang sama, Hari beserta tim menggerebek kediaman terdakwa Wahyudi di Tambaksawah, Sidoarjo.

Atas kesaksian mereka, ketiga terdakwa membenarkan kejadian itu. Pada saat keterangan terdakwa, mereka masing-masing membeber tugasnya dalam mengedarkan barang terlarang tersebut.

Wahyudi sebagai otak peredaran mengatakan, dia mendapatkan barang itu dari Mamat (buron) dari Jakarta dan sudah dua kali bertransaksi.

“Rencananya kami akan jual eceran di daerah Malang,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved