Sambang Kampung Simomulyo

Warga Rintis Kampung Hidroponik Selada Organik

Upaya untuk hidup sehat kian meningkat di perkotaan, seperti di kawasan RT 8 RW 7 Kelurahan Simomulyo, Sukomanunggal, Surabaya.

Warga Rintis Kampung Hidroponik Selada Organik
surya/ahmad zaimul haq
SELADA ORGANIK - Warga kampung Simo Kalangan mulai menanam selada dengan teknik hidroponik yang mulai dibudidayakan warga, Senin (9/7/2018).  

SURYA.co.id | SURABAYA – Upaya untuk hidup sehat kian meningkat di perkotaan, seperti di kawasan RT 8 RW 7 Kelurahan Simomulyo, Sukomanunggal, Surabaya.

Dimulai dari pengurus RThingga para kader, kampung yang berada di pinggiran sungai ini mulai memanfaatkan lahan kosong untuk kegiatan bercocok tanam warga.

Ketua RT, Nugroho mengungkapkan banyak warganya yang memiliki waktu luang namun sangat rajin. Makanya ia menggalakkan sistem hidroponik yang mudah diterapkan di lingkungannya.

“Kami pakai dana swadaya untuk membuat media hidroponik, kami studi banding ke kampung lain juga untuk proses hidroponik ini,” urainya.

Menurutnya, warga di kampung lan banyak yang sudah memulai hidroponik. Dari hasil studi banding, pngurus RT memulai membuat media hidroponik dengan panjang satu meter, kemudian dikembangkan menjadi sepanjang dua meter.

Setelah mencoba berbagai jenis sayur, akhirnya Nugroho dan pengurus lain memutuskan untuk menanam Selada yang memiliki nilai jual tinggi. Apalagi dengan sistem organik yang diterapkan dalam penanaman hidroponik ini.

“Hasilnya kami jual ke warga, teman kantor dan kenalan. Bahkan ada restoran yang minta di suplay Selada hingga 7 kilogram setiap harinya, tetapi kami belum mampu,”jelasnya.

Karena keterbatasan budidaya, akhirnya pengurus mulai mencari bantuan ke berbagai instansi untuk bisa memperoleh bantuan pendanaan. Dana bantuan itu kemudian diguanakan untuk menambah sarana dan prasarana hidroponik.

“Kami memutuskan akan menanam semua pot dengans elada, karena pasarnya lebih banyak kalau Selada dan saat ini kami sudah punya 240 bibit selada yang disemai minggu lalu,” urainya.

Ia berharap, ke depannya kampungnya bisa menjadi rujukan bagi warga lain yang ingin memperdalam ilmunya terkait hidroponik, khususnya Selada organik.

“Karena banyak yang tertarik dengan hidroponik. Nantinya semoga warga ini bisa mengkreasikan dan memberdayakan produk Selada. Karena kami saat ini masih menjual bentuk mentahnya,”pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved