Travel

Tradisi Manten Kopi di Perkebunan Kopi Karanganyar Blitar, Wujud Syukur Hasil Panen Melimpah

Selama ini, warga mengistilahkan kopi lanang dengan sebutan Joko Untung dan kopi wadon dikenal Sri Dompol.

Tradisi Manten Kopi di Perkebunan Kopi Karanganyar Blitar, Wujud Syukur Hasil Panen Melimpah
surya/samsul hadi
Arak-arakan warga membawa kopi lanang dan kopi wadon menuju ke pabrik pengolahan dalam acara Manten Kopi di Perkebunan Kopi Karanganyar, Sabtu (7/7/2018). 

Dua tangkai buah kopi itu sebagai simbol kopi lanang dan kopi wadon.

Kopi lanang dan kopi wadon itu dikawinkan dalam acara Manten Kopi.

Selanjutnya, kopi lanang dan kopi wadon yang sudah terbungkus kain mori diarak menuju ke pabrik.

Sebelum dibawa ke pabrik untuk diolah, kopi lanang dan kopi wadon itu diserahkan ke pengelola perkebunan yang sudah menunggu di sebuah joglo di depan pabrik.

Pengelola yang membawa buah kopi itu ke pabrik untuk diolah.

Rangkaian acara itu biasa disebut dengan istilah Manten Kopi.

Tradisi manten kopi digelar rutin tiap tahun memasuki masa panen raya.

"Tradisi ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang telah memberikan hasil panen melimpah dari tahun ke tahun," kata Kepala Divisi Tanaman Kopi Perkebunan Kopi Karanganyar, Suwito.

Tradisi manten kopi ini dilaksanakan turun temurun sejak dulu tiap memasuki masa panen raya.

Selama ini, warga mengistilahkan kopi lanang dengan sebutan Joko Untung dan kopi wadon dikenal Sri Dompol.

Halaman
1234
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved