Pilkada 2018

PAN Pastikan Kawal Program Khofifah Masuk di APBD Provinsi Jatim 2019

Fraksi PAN awal visi-misi Khofifah-Emil selama kampanye akan masuk dalam program dan penganggaran APBD 2019.

PAN Pastikan Kawal Program Khofifah Masuk di APBD Provinsi Jatim 2019
surya/fatimatuz zahro
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa menyapa para sopir bus dan penumpang angkutan antar kota dalam provinsi di Terminal Besuki, Kabupaten Situbondo, Sabtu (12/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski pemerintahan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur terpilih baru akan dengan menjabat di bulan Maret 2019 mendatang, legislator dari partai pengusung Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa program Nawa Bhakti Satya akan terkawal dari sisi anggaran.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim, Agus Maimun, dalam wawancara, Senin (18/7/2018). Agus menegaskan bahwa visi misi yang disampaikan Khofifah-Emil selama kampanye akan masuk dalam program dan penganggaran APBD 2019.

"Kami kawal tahun pertama pemerintahan Khofifah-Emil. Tentunya untuk perancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan A0BD 2019 kan masih di lakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Tapi Pakde Karwo secara eksplisit sudah mempersilakan tim transisi sehingga kami memastikan dalam visi misi itu masuk dalam pokok pikiran dan KUA PPAS APBD 2019," ucap Agus Maimun.

Dengan begitu, menurutnya Nawa Bhakti Satya yaitu sembilan program prioritas yang diusung Khofifah-Emil secara berkelanjutan mulai dari 2019 dipastikan akan dijalankan untuk tahap awal tepat di awal tahun pertama jabatan.

Terkait tim transisi, dikatakan Agus, secara teknis Khofifah belum mengirimkan nama untuk siapa-siapa dari kalangan partai yang akan terlibat langsung.

"Tapi kami pasti meyakini bahwa Ibu Khofifah akan mengajak bicara partai pengusung, dan seluruh stake holder untuk bersama-sama membicarakan masalah program Nawa Bhakti Satya yang sudah dinavigasikan kemarin," ucapnya.

Sementara itu, terkait tim transisi, Khofifah menyatakan di tahap awal pihaknya akan melibatkan dari kalangan akademisi. Baru ke depan akan melibatkan praktisi.

"Tentu dari kalangan legislatif juga akan dilibatkan karena menyangkut penganggaran. Insyallah setelah penetapan, karena kami harus kolonuwun juga dengan pemerintahan yang saat ini. Namun saya mendengar bahwa Pakde Karwo menyiapkan tim transisi juga, saya mengapresiasi itu karena ini bentuk goodwill bahwa beliau ingin ada sustainability program untuk masyarakat," kata Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help