Berita Sidoarjo

23 PKL Terjaring Razia Satpol PP Sidoarjo dari Berbagai Kawasan, Mereka Langsung Disidang Tipiring

Pedang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan kembali menjadi sasaran razia petugas Satpol PP Sidoarjo.

23 PKL Terjaring Razia Satpol PP Sidoarjo dari Berbagai Kawasan, Mereka Langsung Disidang Tipiring
surya/M Taufik
Sejumlah petugas Satpol PP Sidoarjo mengangkut gerobak PKL yang terjaring razia. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pedang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan kembali menjadi sasaran razia petugas Satpol PP Sidoarjo. Kali ini ada 23 PKL yang terjaring razia petugas, Senin (9/7/2018).

Dalam penertiban ini, Satpol PP juga mengangkut gerobak-gerobak PKL yang melanggar. Mereka adalah para PKL yang biasa mangkal di kawasan Porong dan Taman Pinang Indah.

Razia pertama digelar di Jalan Raya Porong. Sebanyak tiga kompi petugas dikerahkan dalam razia yang digelar sejak pagi sekira pukul 08.00 WIB tersebut.

Sejumlah gerobak PKL di sana langsung diangkut karena ketahuan melanggar. Seperti PKL jualan es ketan hitam dan beberapa PKL lain yang melanggar.

"Rombong langsung diangkut karena melanggar," kata Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Yani Setyawan.

Dari sana, razia bergeser ke Jalan Arteri Porong. Selain merazia gerobak PKL, bangunan semi permanen yang biasa dipakai berjualan juga dibongkar oleh petugas karena melanggar ketentuan.

Hidayat, pemilik warung tersebut sempat berusaha mengahalangi petugas dan meminta agar tempat jualannya tidak dibongkar. Namun, petugas tetap membongkarnya.

Selama ini, kawasan itu kerap menjadi tempat mangkal PKL, terutama penjual makanan serta minuman. Keberadaan pedagang, memancing pengendara supir truk untuk berhenti hingga mengakibatkan akses penghubung Pasuruan ke Sidoarjo itu kerap dijadikan tempat parkir kendaraan.

Dari Arteri Porong, siang sekira pukul 13.00 WIB, petugas bergeser ke kawasan Taman Pinang. Sasarannya sama, yakni para PKL yang berjualan melanggar aturan.

Namun, di tempat ini petugas hanya berhasil menertibkan pedagang buah-buahan serta makanan. Tidak ada gerobak atau lapak premium yang diamankan dalam razia di sana.

Totalnya, dalam razia PKL yang digelar seharian ini petugas berhasil menertibkan 23 PKL. Pedagang yang melanggar itu langsung disidang tindak pidana ringan (tipiring). Sanksinya berupa denda.

Kasatpol PP Widiyantoro Basuki mengatakan, Jalan Raya Porong, Arteri Porong, serta TPI merupakan titik yang kerap menjadi tempat mangkal PKL. Meski sudah dipasang rambu larangan, tetap saja banyak yang nekat berjualan di sana.

"Setelah ditertibkan, petugas akan menjaga lokasi tersebut agar tidak lagi digunakan sebagai tempat mangkal PKL. Kami akan melakukan patroli rutin di lokasi-lokasi itu," sambung dia.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help